Breaking News:

Maluku Terkini

Sasar Indonesia Timur, Maluku Dapat 54 Ekor Sapi Kurban dari Yayasan Indah

Dia menjelaskan, daerah yang menerima bantuan sapi qurban terbanyak di Provinsi Maluku, terdapat di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) sebanyak 35

Penulis: Andi Papalia | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Andi Papalia
Yayasan Insan Cerdas Sejahtera Pusat, serahkan satu ekor sapi qurkan, ke masyarakat Dusun Tanah Goyang, Desa Lokki, SBB. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Yayasan Insan Cerdas Sejahtera (Yayasan Indah) Pusat, menyalurkan 71 ekor sapi kurban untuk wilayah Indonesia Timur.

Sekretaris Yayasan Indah Wilayah Maluku, Muhammad Fahrul Kaisuku mengatakan, agenda penyaluran hewan qurban, merupakan agenda tahunan sejak tahun 2007 silam dalam rangka merayakan hari raya Idul Adha bagi umat Muslim.

"Khususnya di Provinsi Maluku, telah menerima 54 ekor hewan qurban," kata Kaisuku kepada TribunAmbon.com, saat dikonfirmasi melalui whatsapp, Kamis (22/7/2021) siang.

Dia mengatakan, sejumlah hewan sudah didistribusikan ke daerah-daerah yang sudah terdata.

"Kami telah mendistribusikannya ke semua Desa-Desa yang terdata, walaupun sebagian permintaan dari masyarakat di Maluku belum dapat kami salurkan, karena keterbatasan kuota untuk Tahun ini, Insha Allah di Tahun depan kita akan lebih maksimal," katanya.

Dia menjelaskan, daerah yang menerima bantuan sapi qurban terbanyak di Provinsi Maluku, terdapat di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) sebanyak 35 ekor dan selebihnya tersebar di 9 Kabupaten, termasuk Kota Ambon.

Baca juga: Diperbolehkan Buka Hingga Pukul 9 Malam, Pengelola Kafe di Ambon Sambut Antusias

Baca juga: Massa Demo Tolak PPKM Semakin Ramai, Kemacetan di Depan Balai Kota Ambon Tak Terhindarkan

“Kami menyerahkan gewan qurban beruba sapi, menjangkau seluruh titik di Maluku. Terbanyak ada di Kabupaten SBB," jelas Kaisuku.

Dia berharap, momentum lebaran ini menjadi pengingat kepada masyarakat luas, untuk senantiasa menyebarkan kebaikan dan saling bahu-membahu terutama dalam situasi sulit seperti saat ini, dialami di Indonesia dan di seluruh dunia.

Kemudian, untuk proses penyembelihan dipastikan mengikuti protokol kesehatan ketat, untuk kota Ambon yang tengah menjalani masa PPKM.

“Kami berharap pembagian hewan kurban ini, dapat membatu penanganan masalah sosial maupun ekonomi, di tengah masa pandemi Covid-19 yang sedang dialami masyarakat,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved