Breaking News:

Demo Tolak PPKM

Kapitan Maluku Kecewa Lantaran Kantor DPRD Ambon Sepi

Kekecewaan itu diungkapkan para pendemo beberapa saat sebelum meninggalkan kantor DPRD, Kamis (22/7/2021) siang.

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Mesya Marasabessy
Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Gerald Mailoa saat menerima massa aksi unjuk rasa dari Aliansi Kapitan Maluku di Baileo Belakang Soya Ambon, Kamis (22/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Kapitan Maluku (AKM) Kota Ambon mengaku kecewa lantaran aspirasi mereka tidak tersampaikan langsung ke Ketua DPRD Kota Ambon.

Kekecewaan itu diungkapkan para pendemo beberapa saat sebelum meninggalkan kantor DPRD, Kamis (22/7/2021) siang.

"Kalau aktivitas DPRD sudah kembali aktif kita akan kembali kesini untuk sampaikan empat poin tuntutan itu," kata Koordinator Aksi, Marko Talubun.

Massa aksi pun meninggalkan gedung rakyat itu setelah sebelumnya ditemui Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Gerald Mailoa.

Sebelumnya, Mailoa dihadapan pendemo menyatakan aktifitas kantor DPRD belum berjalan lantaran sebagian besar legislator tengah melakukan isolasi mandiri dirumah masing-masing.

"Saya harus sampaikan kepada adik-adik semua kalau pada 2 Juli kemarin, DPRD melakukan tes Swab PCR dan ternyata banyak pegawai dan beberapa anggota DPRD yang positif Covid-19,” kata Gerald Mailoa saat menerima para aksi demonstran di Baileo Rakyat Belakang Soya Ambon, Kamis (22/7/2021) siang.

Dia pun menyarankan agar aksi unjukrasa tersebut disudahi karena kondisi tersebut.

Namun, dia memastikan aspirasi mereka akan disampaikan ketika aktifitas DPRD kembali normal.

"Saya mewakili pimpinan DPRD Kota Ambon meminta maaf. Tapi saya sudah tampung poin tuntutan adik-adik sekalian. Setelah semua anggota dewan masuk baru kita akan rapat untuk membahas masalah ini," tandas Gerald.

Baca juga: Kapitan Maluku Serbu DPRD Ambon, Wakil Rakyat Lagi Isolasi Mandiri

Baca juga: Massa Demo Tolak PPKM Semakin Ramai, Kemacetan di Depan Balai Kota Ambon Tak Terhindarkan

Pantauan TribunAmbon.com, hingga pukul 15.00 WIT, anggota dewan yang terlihat hanyalah Wakil Ketua DPRD Rustam Latupono, Wakil Ketua DPRD Gerald Mailoa, Morits Tamaela dan Johny Wattimena.

Adapun empat poin tuntan dari massa aksi Aliansi Kapitan Maluku ini yakni :

1. Kartu vaksin harus dihapuskan sebagai syarat administrasi bagi pelaku perjalanan dan pelayanan publik di wilayah Kota Ambon.

2. Pemerintah Kota Ambon harus mengevaluasi data pasien di RSUD Haulussy Ambon yang terindikasi ada pemutarbalikan data pasien yang meninggal dengan status Covid.

3. Terkait perpanjangan PPKM Mikro di Kota Ambon harus ditolak karena efektivitas penanganan penyebaran Covid-19 sejauh ini belum mampu dicapai oleh Pemerintah Kota Ambon.

4. Yang harus diperhatikan pemerintah adalah distribusi bantuan sosial bukan perpanjangan PPKM yang sama sekali tidak memiliki dampak positif bagi masyarakat Kota Ambon. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved