Breaking News:

Nelayan Hilang di Pulau Buru

Pencarian Nelayan Hilang di Pulau Buru Masih Berlangsung

Proses pencarian terhadap Damra Litiloly (66), nelayan asal Desa Wailihang, Kabupaten Buru, yang dikabarkan hilang saat melaut masih terus dilakukan.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Salama Picalouhata
Andi Papalia
Proses pencarian terhadap Damra Litiloly (66), nelayan asal Desa Wailihang, Kabupaten Buru, yang dikabarkan hilang saat melaut masih terus dilakukan, Rabu (21/7/2021). 

Laporan Kontributor TribunAmbon,com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Proses pencarian terhadap Damra Litiloly (66), nelayan asal Desa Wailihang, Kabupaten Buru, yang dikabarkan hilang saat melaut masih terus dilakukan, Rabu (21/7/2021).

Tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas Pos SAR Namlea, Satpolairud Polres Pulau Buru dan Ditpolairud Polda Maluku masih melakukan operasi pencarian korban pada hari ketiga.

"Hari ini, operasi pencarian hari ketiga terhadap satu orang nelayan," kata Koordinator Pos SAR Namlea, Rahmat Palapia kepada TribunAmbon.com, Rabu.

Baca juga: Nelayan Hilang di Pulau Buru Belum Temukan, Pencarian Menyisir Teluk Bara Hingga Utara Laut Sanana

Dia melanjutkan, lokasi operasi pencarian ditambah mulai dari Buru Utara hingga ke Kabupaten Kepulauan Sula.

"Hari ini kami melakukan operasi pencarian dengan luas wilayah hingga 70 mil di laut. Wilayah pencariannya masih di wilayah Buru Utara dan hampir ke Kabupaten Kepulauan Sula," jelas Palapia.

Selain pihaknya, Palapia mengatakan keluarga korban juga membantu melakukan pencarian. 

Dia mengungkapkan, sejauh ini belum pencarian sampai sekarang belum mendapatkan hasil.

"Sampai saat ini, dari hasil pencarian hari ketigaasih belum ditemukan korban, ataupun barang - barang yang dibawakan," katanya.

Baca juga: Percepat Proses Pencarian Nelayan Hilang di Pulau Buru, Tim Gabungan Dibantu Warga Setempat

Dia mengatakan kondisi cuaca hujan tidak membuat pencarian korban menjadi sulit.

"Kendala di lapangan belum terlalu berat, namun ada hujan ringan saja," tuturnya.

Lanjutnya, operasi pencarian akan resmi dihentikan apabila sudah tujuh hari upaya mereka belum membuahkan hasil.

Seperti diberitakan, Korban pergi melaut menuju rompong di sekitar Perairan Desa Wailihang, Kabupaten Buru, Sabtu (17/7/2021) kemarin

Namun, hilang kontak dan belum juga ditemukan hingga saat ini. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved