Breaking News:

Sepak Bola di Maluku

Maluku FC Jadi Tim Debutan di Liga III Regional, Saidna: Semua Tim Kami Anggap Berat

Sistem yang akan digunakan pada Liga Nusantara sendiri adalah kompetisi penuh dengan format kandang-tandang.

Penulis: Ode Dedy Lion Aziz | Editor: Salama Picalouhata
Ode Dedy Azis
Maluku FC 

Laporan Wartawan TribiunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Sepuluh tim kompetisi liga III regional Maluku telah ditetapkan PSSI Maluku.

Dari kesepuluh tim tersebut terdapat tim yang sudah berpengalaman dalam gelaran tersebut dan ada juga yang menjadi tim debutan.

Salah satunya ialah Maluku FC, klub termuda yang mengikuti kompetisi regional tersebut.

Manager tim Maluku FC, Saidna Bin thahir enggan sesumbar dan mengakui 9 tim rivalnya itu termasuk tim-tim yang berat di wilayah Maluku.

“Buat kita semua tim berat,” Ujar Saidna kepada TribunAmbon.com, Rabu (21/7/2021) siang.

Bukan tanpa alasan, dalam 10 tim yang akan berlaga di liga III regional itu, terdapat tim yang sudah melalang buana dalam kompetisi tersebut seperti PSHL Hitu Leitimur yang pernah hampir melaju ke promosi divisi II Nasional.

Sementara Maluku FC sendiri merupakan klub sepak bola di Maluku yang baru terbentuk pada awal 2021 lalu. Namun meski demikian kedalaman squad klub berjersey merah itu tidak dapat diremehkan.

Saat ini Saidna mengaku masih fokus dengan timnya dan belum mengetahui kekuatan masing-masing tim yang akan menjadi rivalnya itu.

“Kita belum tau kesiapan tim-tim saat ini. Tapi kalau dari Maluku FC (MFC) kita fokus terus berlatih saja intinya kita fokus kesiapan tim,” tandas manager tim Maluku FC itu.

Diketahui, kesepuluh tim yang akan melakoni pertandingan skala regional tersebut akan bertandingan dengan format system kompetisi, sistem gugur (kandang dan tandang) di Kota Ambon, pada pertengahan agustus mendatang.

Juara 1 dan 2 pada Regional Maluku, akan dipertemukan dengan finalis Liga III Regional Maluku Utara untuk memastikan 1 tiket menuju Liga III Nasional atau biasa dikenal dengan Liga Nusantara.

Sistem yang akan digunakan pada Liga Nusantara sendiri adalah kompetisi penuh dengan format kandang-tandang.

Tiap klub peserta diwajibkan minimal berlaga 15 kali selama semusim kompetisi.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved