Breaking News:

Virus Corona

4 Negara Tetangga Indonesia yang Turut Alami Lonjakan Kasus Covid-19, dari Malaysia hingga Vietnam

Sejumlah negara tetangga Indonesia juga merasakan lonjakan kasus Covid-19 yang disebut-sebut sebagai gelombang kedua Covid-19.

Editor: Citra Anastasia
Freepik
Ilustrasi virus corona. 

Larangan pertemuan publik telah diberlakukan, dengan hukuman maksimum penjara dua tahun atau denda hingga 40.000 baht setara US$ 1.219,88 atau keduanya.

Baca juga: Media Asing Sebut Indonesia Jadi Episentrum Covid-19 Dunia

Di Malaysia

Kuala Lumpur dan beberapa kota lain ditempatkan di bawah Perintah Kontrol Gerakan (MCO) seiring dengan jumlah kasus dan cluster Covid-19 yang terus meningkat.
Kuala Lumpur dan beberapa kota lain ditempatkan di bawah Perintah Kontrol Gerakan (MCO) seiring dengan jumlah kasus dan cluster Covid-19 yang terus meningkat. (AP PHOTO/VINCENT THIAN)

Jumlah kasus baru Covid-19 di Malaysia masih mencatatkan rekor baru  hingga kemarin, Senin (19/7/2021).

Meskipun Malaysia telah menerapkan lockdown dalam sebulan terakhir untuk meminimalisir penularan virus corona.

Malaysia mencatat rekor kenaikan Covid-19 dengan 10.972 kasus Covid-19 hari ini menjadikan total kasus Covid-19 yakni 927.533 kasus.

Laman Twitter-nya, Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Tan Sri Dr Noor Hisham Abdullah sebagaimana dilansir dari Bernama pada  Senin (19/7/2021)  mengatakan Selangor masih menjadi penyumbang utama kasus baru Covid-19 yakni 4.404 kasus.

Baca juga: Daftar Negara dengan Persentase Kasus Covid-19 Varian Delta Tertinggi di Dunia, Indonesia ke Berapa?

Kondisi di Myanmar
Para tenaga medis dan pelajar ikut berdemo menentang kudeta Myanmar sejak subuh di Mandalay, pada Minggu (21/3/2021).
Para tenaga medis dan pelajar ikut berdemo menentang kudeta Myanmar sejak subuh di Mandalay, pada Minggu (21/3/2021). (STR/AFP)

Sementara itu, Mynamar yang berada di bawah kendali militer melaporkan rekor kasus infeksi dan kematian akibat Covid-19, pada Rabu (14/7/2021) lalu.

Negara yang tengah mengalami gejolak politik tersebut menderita gelombang infeksi paling parah sejak pandemi merebak di sana.

Melansir Reuters yang mengutip angka Kementerian Kesehatan, MRTV, ada 7.089 kasus baru dan 145 kematian akibat Covid-19.

Jumlah ini naik tajam dari angka hari sebelumnya.

Ratusan mayat di Myanmar menumpuk untuk dimakamkan setiap harinya, kata layanan yang mengangkut mayat dan mengatur upacara.

Melansir Reuters, laporan dari berbagai bagian Myanmar menunjukkan, jumlah kematian harian lebih tinggi daripada yang diberikan oleh kementerian kesehatan, yang mencapai rekor 145 kematian pada hari Rabu.

Reuters tidak dapat menghubungi Kementerian Kesehatan atau juru bicara junta untuk memberikan komentar lebih lanjut mengenai angka tersebut.

Jumlah pemakaman di pemakaman Yay Way di kota terbesar Myanmar, Yangon, sekitar 200 per hari selama seminggu terakhir.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved