Breaking News:

Kuti Kata Maluku

Kuti Kata; Jang Bilang Sapa-Sapa e

Bukan bermaksud "sambunyi-sambunyi" (=menyembunyikan), tetapi "jang unju dada"

Editor: Fandi Wattimena
Sumber; Pdt. Elifas Tomix Maspaitella
Anak Lelaki 

Adakalanya orang yang "su dapa tulung tuh bale tanya: "mo kalu dong tanya ini sapa kasih", la beta musti manyao apa?" (=bila orang yang telah ditolong itu bertanya: "tetapi jika mereka bertanya siapa yang memberikannya", apa yang harus saya katakan?), tetap jawabannya "sudah, bilang sa Antua Basar yang kasih" (=sudahlah, katakan saja Tuhan yang memberikannya).

Intinya ada dua, yaitu:
Satu: "kalu su biking apapa tuh, tado-tado sa" (=jika telah melakukan sesuatu, diam-diam saja) lalu "biking tarus, orang seng perlu tau" (=lakukanlah terus, tidak perlu orang lain tahu).

"Ini akang pung maksud supaya jang cuma stori mar tar bisa biking babae satu" (=ini maksudnya supaya jangan hanya berbicara tanpa bisa melakukan hal baik satu pun).

Yang penting "akang su guna par orang banya, tado-tado sa" (=sudah berfaedah bagi orang banyak, diam-diam saja).

Dua: "lebe bae angka syukur daripada makang puji" (=lebih baik bersyukur, dari pada cari pujian).

Hal itu pun berlaku bagi orang yang mengalami kebaikan itu, "musti angka syukur sa, tagal Antua ada utus orang par tulung katong pung susah" (=bersyukurlah karena Tuhan juga mengutus orang lain menolong kesusahan kita).

Jadi "kalu mau carita, carita Antua pung bae sa" (=jika hendak diceritakan, ceritakanlah tentang kebaikan Tuhan), "tagal katong manusia nih musti biking hal-hal bae la laeng musti tulung laeng" (=karena kita manusia harus melakukan hal yang baik dan saling menolong).

#Elifas Tomix Maspaitella

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved