Breaking News:

Demo Tolak PPKM di Ambon

Demonstran Bakar Ban Saat Aksi, Asap Memenuhi Halaman Rektorat Unpatti

Asap pembakaran ban yang dilakukan demonstran menolak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) memenuhi jalanan dan halaman Rektorat Univers

Penulis: Ode Dedy Lion Aziz | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Dedy
AMBON: Asap pembakaran ban yang memenuhi jalanan dan halaman Rektorat Unpatti, Senin (19/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Asap pembakaran ban yang dilakukan demonstran menolak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) memenuhi jalanan dan halaman Rektorat Universitas Pattimura (Unpatti), Senin (19/7/2021) siang.

Sebanyak empat buah ban mobil dibakar untuk mendukung aksi demonstrasi tersebut.

Akibatnya, asap pembakaran memenuhi jalanan dan menghalangi jarak pandang pengguna jalan sehingga pengendara harus mengurangi laju kendaraannya.

Lalu lintas di depan kampus biru saat ini terpantau ramai lancar meski sempat terjadi kemacetan.

Baca juga: Joget Bunga Leksula Jadi Hiburan Demonstran Penolak PPKM di Ambon

Aksi kali ini merupakan kali ketiga demonstrasi mahasiswa untuk menolak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Diketahui sebelumnya, aksi demonstrasi menolak PPKM oleh seluruh mahasiswa di Kota Ambon, telah dijadwalkan Senin ini.

Tak berselang lama, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Jusuf Maduvbun meminta semua mahasiswa untuk menghentikan unjuk rasa. 

Baca juga: Temui Massa Unjuk Rasa Tolak PPKM, Wakil Rektor Universitas Pattimura Minta Segera Bubar

"Saya minta pertama dan terakhir, kalian tinggalkan tempat ini atau kalau terjadi apa-apa jangan salahkan kami," ujar Madubun saat menemui massa aksi di lokasi, Senin (19/7/2021) siang.

Namun mahasiswa tak bergeming dan tetap bersikeras untuk melanjutkan aksinya.

Salah satu orator mengatakan, mereka akan terus melanjutkan aksinya sampai tuntutan mereka didengar pemerintah.

"Kami akan tetap melanjutkan aksi ini sampai didengar pemerintah," teriaknya.

Sebelumnya aksi demonstrasi telah dilakukan sebanyak dua kali di depan kantor Walikota Ambon, yakni pada Kamis, (15/7/2021) dan Jumat, (16/7/2021).

Kedua aksi demonstrasi tersebut berakhir ricuh antara mahasiswa dengan aparat yang mengamankan jalannya demonstrasi.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved