Breaking News:

PPKM di Ambon

Sejak PPKM Diberlakukan, Jumlah Penumpang Kapal Cepat Tulehu-Maluku Tengah Turun 70%

Kapal Cepat di Pelabuhan Tulehu-Maluku Tengah mengalami penurunan jumlah penumpang selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)

Penulis: Ode Dedy Lion Aziz | Editor: Salama Picalouhata
Dedy Azis
Suasana pelabuhan Kapal cepat Tulehu, Jl. Pelabuhan Tulehu, Tulehu, Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (4/5/2021) pagi. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Kapal Cepat di Pelabuhan Tulehu-Maluku Tengah mengalami penurunan jumlah penumpang selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sejak 8 Juli 2021 lalu. 

Berdasarkan keterangan Kantor UPP Kelas II Tulehu, William Parihala, sejak 8 Juli hingga Jumat, 16 Juli kemarin, penumpang berkurang hingga 70 %

"Ambon yang PPKM tapi imbasnya terasa sampai ke kami di Pelabuhan Tulehu, Maluku Tengah," ujar Parihala kepada TribunAmbon.com melalui sambungan telepon, Sabtu (17/7/2021) siang.

"Sepi sekali sudah lebih dari sepekan ini, penumpang hanya 20 bahkan paling banyak cuma 40 orang saja, sementara daya tampung kapal selama pandemi kita buat setengah dari kapasitas sesungguhnya, yakni 150 orang saja," kata dia.

Diketahui selama masa pandemi, pelabuhan Tulehu membatasi kapasitas penumpang Kapal Cepat, dari 300 penumpang dipangkas menjadi 150 penumpang saja.

Sementara itu, Kapal Cepat di Pelabuhan Tulehu, Maluku Tengah hanya beroperasi satu kali dalam sehari selama masa PPKM di Ambon.

Rutenya pun hanya menuju pelabuhan Amahai di Masohi, Maluku Tengah saja.

Biasanya, kapal cepat rute Tulehu - Amahai beroperasi 2 kali dalam sehari, yakni jadwal pelayaran pagi dan sore.

Pihak Pelabuhan pun memberlakukan syarat perjalanan baru bagi calon penumpang baik TNI/POLRI dan PNS/ASN maupun masyarakat sipil yang tertera pada pemberitaan sebelumnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved