Breaking News:

Prakiraan Cuaca

BMKG Beri Penjelasan Hujan Turun saat Musim Kemarau di Namlea-Kabupaten Buru

Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas II Namlea, menyebut hujan tidak hanya turun di Kota Namlea, namun hampir

Penulis: Andi Papalia | Editor: Salama Picalouhata
Juna Putuhena
Hujan ringan. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM -  Kurang lebih sepekan terakhir, hujan turun di Kota Namlea, Kabupaten Buru dengan intensitas ringan hingga deras.

Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas II Namlea, menyebut hujan tidak hanya turun di Kota Namlea, namun hampir semua wilayah Maluku.

Hujan tersebut turun lantaran adanya awan cumulonimbus, meskipun sedang musim kemarau.

"Sebenarnya saat ini, kita belum ada di musim penghujan. Namun pengaruh penguapan air laut, sehingga mengakibatkan terbentuknya awan cumulonimbus sehingga mengakibatkan hujan," kata Kepala Stasiun BMKG Namlea, Eddy Evert Fautngilyanan saat diwawancarai TribunAmbon.com di ruang kerjanya, Sabtu (17/7/2021) siang.

Baca juga: Masih Satu Bulan Lagi, Pedagang Pernak-Pernik Merah Putih Sudah Marak di Masohi-Maluku Tengah

Baca juga: Harga Cabai Rawit di Pasar Binaya-Masohi Mulai Normal, Rp 45 Ribu Per Kilo

Dia melanjutkan, sebenarnya musim hujan di Namlea akan terjadi November hingga Januari nanti.

"Karena dampak permukaan air laut itulah, sehingga mempengaruhi cuaca saat ini," katanya

Menurutnya, Kota Namle masih diguyur hujan dengan intensitas ringga beberapa 3waktu kedepan.

"Kita masih berada pada intensitas hujan sedang saja, kemungkinan curah hujan ke depan masih tetap berlanjut," tuturnya.

Sementara, dia menyebut Kota Namrole-Kabupaten Buru Selatan sedang memasuki musim hujan, seperti Kota Ambon dan Pulau Seram.

"Untuk Kabupaten Buru sendiri, lebih cenderung ke musim barat. Sebenarnya khusus di Namlea tidak terjadi hujan. Tapi karena pengaruh permukaan laut, sehingga terjadi pertumbuhan awan cumulonimbus (CB)," jelasnya

"Curah hujan di Namlea kadang beda dengan di Waeapo, Waplau dan beberapa tempat lain," ungkap Fautngilyanan.

Dia menambahkan, daerah di kabupaten Buru yang paling berdampak saat hujan terjadi adalah daerah Waeapo.

Dia pun meminta agar warga tetap berhati-hati dan tetap waspada akan adanya fenomena alam yang akan terjadi.

"Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada potensi cuaca buruk serta dampak bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang,"ujar dia. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved