Breaking News:

Global

Malaysia Setujui Penggunaan Darurat untuk Vaksin Sinopharm

Malaysia memberikan persetujuan penggunaan darurat vaksin Covid-19 buatan Sinopharm dari China. Selain itu, “Negeri Jiran” juga memberikan persetujuan

Editor: Adjeng Hatalea
(SHUTTERSTOCK/Steve Heap)
Ilustrasi vaksin Sinopharm yang diproduksi perusahaan farmasi China. Vaksin Covid-19 Sinopharm, vaksin China. 

PUTRAJAYA, TRIBUNAMBON.COMMalaysia memberikan persetujuan penggunaan darurat vaksin Covid-19 buatan Sinopharm dari China. Selain itu, “Negeri Jiran” juga memberikan persetujuan serupa kepada vaksin Johnson & Johnson.

Pengumuman tersebut disampaikan Kementerian Kesehatan Malaysia sebagaimana dilansir The Star, Jumat (16/7/2021).

“Persetujuan penggunaan bersyarat ini membutuhkan informasi tentang kualitas, keamanan, dan efektivitas produk vaksin untuk dipantau dan dievaluasi berdasarkan data terbaru dari waktu ke waktu,” kata Kementerian Kesehatan Malaysia.

“Ini untuk memastikan bahwa manfaat dibandingkan risiko untuk vaksin tetap positif,” sambung Kementerian Kesehatan Malaysia.

Kementerian itu menyatakan, pihaknya berusaha memerangi pandemi dengan memastikan pasokan vaksin yang memadai.

Baca juga: Antisipasi Ambil Paksa Jenazah Terulang, Rumkit Latumeten Ambon Akan Libatkan Polri untuk Penjagaan

Selain itu, vaksin tersebut harus dievaluasi kualitas, keamanan, dan efektivitasnya oleh Divisi Regulasi Farmasi Nasional dan disetujui oleh Otoritas Pengawasan Obat (DCA).

“Pemerintah berkomitmen untuk memastikan populasi dewasa Malaysia mencapai herd immunity sesuai dengan target Program Imunisasi Nasional Covid-19,” kata kementerian itu.

Dalam kesempatan itu pula, Kementerian Kesehatan Malaysia juag mengumumkan persetujuan penggunaan darurat vaksin Johnson & Johnson yang diproduksi Janssen Pharmaceutica Belgia.

Baca juga: Rumkit dr Latumeten Ambon Pastikan Jenazah yang Diambil Paksa Keluarga Kemarin Positif Covid-19

“Vaksin Johnson & Johnson yang diperoleh dari fasilitas Covax telah diberikan persetujuan bersyarat,” kata Kementerian Kesehatan Malaysia.

Dengan demikian, Malaysia memiliki enam jenis vaksin Covid-9 yang telah disetujui penggunaannya di dalam negeri.

Keenam jenis vaksin tersebut adalah vaksin Sinovac, Pfizer-BioNTech, AstraZeneca, Cansino, Sinopharm, dan Johnson & Johnson.

(Kompas.com / Danur Lambang Pristiandaru)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved