Breaking News:

Idul Adha

Jelang Idul Adha, Harga Bawang di Pasar Tradisional Namlea-Pulau Buru Turun

Harga bawang di Pasar Tradisional Namlea, Kabupaten Buru, Maluku menjelang IdulAdha bergerak turun

Penulis: Andi Papalia | Editor: Salama Picalouhata
(Kontributor TribunAmbon.com, Helmy)
Pedagang bawang di Pasar Mardika sedang menunggu pembeli. 

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Harga bawang di Pasar Tradisional Namlea, Kabupaten Buru, Maluku menjelang IdulAdha bergerak turun dan persediaan barang cukup melimpah.

Hal tersebut dikemukakan salah satu pedagang, Nita (40).

"Ada penurunan harga, dulu itu harga bawang paling mahal Rp 70-80 ribu per kilon," kata Nita saat diwawancarai TribunAmbon.com di pasar, Jumat (16/7/2021) sore.

Baca juga: Salat Idul Adha di Namlea-Kabupaten Buru Juga Dibolehkan

Nita melanjutkan, saat ini harga bawang mengalami penurunan haega hingga Rp 30 ribu perkilo.

"Harga bawang turun sejak satu bulan lalu. Akibatnya pendapatan kami juga menurun," jelasnya.

Katanya, khusus bawang merah yang didapatkan ini berasal dari Makassar, dengan harga Rp 500 ribu per karung.

Namun, omset yang didapatkan tidak sesuai, karena terjadi penurunan harga yang lumayan anjlok.

"Bawang putih saja yang saya beli di Namlea, dengan harga Rp 480 ribu perkarung," ujarnya.

Pantauan TribunAmbon.com, dengan adanya kebijakan PPKM di Namlea, aktifitas di pasar mulai berkurang, sehingga banyak pedagang merasa pendapatan mereka kurang begitu puas.

Kebijakan tersebut rupanya juga berimbas pada harga sejumlah bahan pokok di pasar. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved