Breaking News:

Kabar Artis

Didi Riyadi Surati Presiden Jokowi, Tolak Wacana Perpanjangan PPKM Darurat hingga Beri Usulan Ini

Inilah isi lengkap surat terbuka artis Didi Riyadi kepada Jokowi. Didi Riyadi menolak wacana perpanjangan PPKM Darurat dan berikan usulan seperti ini.

Editor: Citra Anastasia
Instagram @didiriyadi_official
Didi Riyadi. 

TRIBUNAMBON.COM - Artis sekaligus drummer grup band Element, Rahmat Riyadi atau Didi Riyadi, menulis surat terbuka untuk Presiden Jokowi.

Surat tersebut merupakan tanggapan dan 'curahan hati'nya atas wacana perpanjangan Pembelakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang santer berembus.

Melalui surat yang ia tulis dalam unggahan akun Instagram-nya, Didi Riyadi secara tegas menolak adanya wacana perpanjangan PPKM Darurat.

Didi beralasan, penolakannya terhadap wacana perpanjangan PPKM Darurat akan berimbas kepada banyak hal, terlebih kepada masyarakat.

Lelaki berusia 39 tahun itu pun mengusulkan sejumlah hal, misalnya kebijakan yang lebih ramah dan berpihak kepada masyarakat menengah ke bawah.

Ia juga meminta Jokowi mengevaluasi kebijakan serta koordinasi antar lembaga di Indonesia.

Baca juga: Mahfud MD Tulis Cuitan Nonton Ikatan Cinta saat PPKM, Begini Sindiran Fadli Zon dan Fahri Hamzah

Baca juga: Dampak PPKM Mikro di Ambon, Kapal Cepat Amahai-Tulehu Maluku Hanya Sekali Jalan dalam Sehari

Selengkapnya, berikut isi surat Didi Riyadi kepada Jokowi yang diunggah di akun Instagram, @didiriyadi_official:

SURAT TERBUKA DIDI RIYADI UNTUK PAK JOKOWI

Yang terhormat:

Bapak Presiden RI

Ir Joko Widodo

di Tempat

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Semoga Bapak beserta keluarga dalam keadaan sehat dan dalam lindungan Allah SWT.

Pertama-tama, izinkan saya memperkenalkan diri, saya adalah Didi Riyadi, salah seorang rakyat Bapak yang hidupnya selama 31 tahun ini didedikasikan untuk dunia seni dan hiburan Indonesia.

Ini kali pertama saya membuat surat terbuka kepada Bapak, sosok yang saya hormati sebagai pemimpin bangsa.

Surat terbuka ini bagian dari concern dan kepedulian saya kepada bangsa dan negara, harapannya bisa sampai serta didengar oleh istana dan pemerintah.

Kedua, sebagai salah seorang yang juga mencintai negeri ini, pada kesempatan yang baik ini, saya datang kepada Bapak dengan kesungguhan untuk menyampaikan beberapa hal 'curahan hati' termasuk di dalamnya apresiasi, keprihatinan, dan pendapat saya tentang situasi kondisi aktual saat ini.

Adapun yang ingin saya sampaikan adalah:

1. Pak, sudah setahun lebih kita dalam situasi keprihatinan yang tidak pernah kita impikan yaitu situasi very extraordinary akibat pandemi Covid-19.

Kenyataannya kita benar-benar dalam wabah yang mendunia mengakibatkan semua orang harus beradaptasi dengan kenormalan baru termasuk mematuhi prokes dan aturan-aturan yang ditetapkan.

Dampaknya luar biasa dirasakan oleh masyarakat serta sangat memukul berbagai bidang terutama pada perekonomian, kesehatan, pendidikan, dunia seni dna hiburan serta bidang lainnya.

2. Saya berterima kasih kepada Bapak dan jajaran pemerintah dalam menangani situasi serta kondisi yang tidak mudah ini.

Hormat dan apresiasi yang setinggi-tingginya dari kami masyarakat Indonesia atas ketegasan mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang tidak populer seperti PSBB di awal pandemi sampai dengan PPKM Darurat sekarang.

3. Tanpa mengurangi rasa hormat, izinkan saya menyampaikan pendapat yang berkaitan dengan situasi serta kondisi yang tidak mudah ini khususnya yang berhubungan dengan adanya wacana perpanjangan PPKM Darurat.

Setelah saya telaah berdasarkan data sekunder yaitu pemberitaan berbagai media, media sosial maupun data primer melalui pengamatan serta pengalaman berinteraksi dengan beberapa kalangan masyarakat termasuk crew yang biasa bekerja sama dengan saya maka sebagai salah seorang rakyat yang juga terkena imbas dari sejak awal wabah, saya berpendapat sebagai berikut:

a. Menolak perpanjangan PPKM Darurat Jawa & Bali

1. Simple saja Pak, sudah pasti banyak yang terkena imbasnya terlebih lagi soal perut, banyak yang tidak bisa kerja, tidak bisa menafkahi keluarga.

Faktanya:

a. Sejak awal pandemi sampai dengan sekarang banyak usaha yang gulung tikar, karyawan di PHK-kan, seniman dan musisi tidak lagi bisa manggung.

b. ternyata PSBB, PPKM atau apapun hal sejenis tidak mampu meredam penyebaran Covid-19.

2. Perpanjangan PPKM Darurat tidak akan bisa selesaikan wabah, pilihannya seperti buah simalakama, mati karena wabah atau mati karena kelaparan.

b. Mengusulkan

1. Lockdown atau karantina atau PPKM atau apapun namanya bisa diupayakan versi yang lebih ramah yang berpihak pada masyarakat menengah ke bawah

Faktanya:

a. Banyak orang seperti buruh harian atau lepasan yang hanya digaji kalau dia kerja terlepas pekerjaannya tidak kritikal atau tidak esensial bagi negara. tapi kritikal dan esensial bagi keluarganya.

b. Mereka mendapatkan nafkah dari untung hasil dagangannya.

c. Mereka yang punya gaji monthly payroll yang jelas mungkin tidak merasakan imbasnya, tapi bagaimana dengan rakyat yang tidak punya monthly payroll?

Bisa tolong di cek jumlahnya mereka yang tidak gajian bulanan sesuai data BPS terkini.

2. Jika hasil PPKM Darurat Jawa & Bali tanggal 3 s/d 20 Juli 2021 tidak berdampak signifikan dan berkorelasi dengan penurunan kasus Covid maka mohon pertimbangan:

a. Mengevaluasi strategi kebijakan dan koordinasi antar lembaga

b. Sosialisasi dan edukasi sensitif-masifnya tentang penanganan bagi yang terpapar Covid-19 dan pola hidup sehat untuk relawan Covid-19

c. Menggali ide dan terobosan baru dalam membuat kebijakan yang tidak melulu dan tidak banyak bersifat aturan, tetapi bersifat solutif bagi masyarakat yang terkena imbas ditetapkannya aturan itu

d. Mendorong pemerintah bukan hanya mengidentifikasi mereka yang terpapar Covid-19 tetapi juga mengidentifikasi mereka yang terdampak pandemi Covid-19 secara ekonomi dengan alat ukur yang tepat

Demikian surat terbuka ini saya sampaikan.

Besar harapan saya Bapak Presiden berkenan membaca, mendengar serta mempertimbangkan pendapat saya yang dapat saya katakan juga mewakili sebagian dari rakyat Bapak yang merasakan dampak dar pandemi umumnya dan dari pemberlakuan PPKM Darurat khususnya.

Atas perhatian Bapak, saya mengucapkan terima kasih.

Jakarta, 14 Juli 2021

Tertanda

Didi Riyadi

Tangkap layar surat terbuka artis Didi Riyadi kepada Jokowi
Tangkap layar surat terbuka artis Didi Riyadi kepada Jokowi

Baca juga: Dipukul Mundur Aparat, Massa Demo Tolak PPKM di Ambon Amankan Diri di Gong Perdamaian

Baca juga: Sejumlah Mahasiswa Ditangkap Polisi Saat Demo Tolak PPKM di Ambon

Dalam unggahan terakhirnya, Didi Riyadi juga menyebutkan akun Instagram milik Jokowi.

Ia turut menandai akun sejumlah menteri, seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri BUMN Erick Thohir, serta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Pengamat politik Gun Gun Heryanto juga turut Didi sebut.

(Tribunnews.com/Sri Juliati)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "ISI Lengkap Surat Didi Riyadi untuk Jokowi: Tolak Wacana Perpanjangan PPKM Darurat dan Usulkan Ini"

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved