Breaking News:

Virus Corona

WHO Sebut Pandemi Covid-19 Gelombang Ketiga Dimulai, Hancurkan Harapan Pengembangan Vaksin

Fenomena ini yang akhirnya 'menghancurkan harapan' yang dibangun melalui pengembangan vaksin.

Editor: Citra Anastasia
(Shutterstock/angellodeco)
Ilustrasi varian virus corona Delta. Varian ini pertama kali diidentifikasi di India, sebelumnya dinamai B.1.617.2. Virus corona varian Delta. 

TRIBUNAMBON.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mewanti-wanti bahwa saat ini pandemi Covid-19 mulai memasuki gelombang ketiga.

Pasalnya, virus corona varian baru, varian Delta, telah menyebar secara cepat di berbagai penjuru dunia.

Varian Delta kemudian menyebabkan lonjakan kasus Covid-19 di berbagai negara.

Hal tersebut 'menghancurkan harapan' yang dibangun melalui pengembangan vaksin.

Dikutip dari laman Russia Today, Kamis (15/7/2021), jumlah kasus infeksi secara global telah meningkat selama empat minggu berturut-turut dengan kemunculan varian Delta pada 111 negara, serta lonjakan angka kematian setelah 10 minggu berturut-turut sempat mengalami penurunan.

Baca juga: BPOM Bantah Telah Terbitkan Izin Penggunaan Darurat Ivermectin untuk Obat Covid-19

Seperti yang disampaikan Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, pada Rabu (14/7/2021) kemarin.

Berbicara kepada Komite Darurat WHO untuk Covid-19, ia mengatakan cepatnya penyebaran varian Delta di banyak negara didorong oleh meningkatnya interaksi sosial dan tidak konsistennya penerapan langkah-langkah kesehatan masyarakat.

Menurut WHO, sejauh ini virus tersebut telah menyebabkan kematian pada lebih dari 4 juta orang secara global.

Tedros pun melihat varian ini sebagai strain yang dominan di seluruh dunia.

Negara seperti Rusia, telah melaporkan catatan rekor tertinggi 786 kematian Covid-19 pada hari Rabu kemarin.

Baca juga: 50 Juta Dosis Vaksin Pfizer Segera Diterima Indonesia

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved