Breaking News:

Larangan Salat Idul Adha

Hadrat Rayakan Idul Adha di Ambon Sulit Dihentikan, Kadir; Itu Sudah Tradisi

Menurutnya, warga tidak akan mengindahkan aturan yang ditetapkan pemerintah mengingat hadrat merupakan tradisi yang selalu digelar.

TribunAmbon.com/ Ridwan Tuasamu
MUI Maluku bersama kemenag Maluku saat jumpa pers, Kamis (15/7/2021) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pelaksanaan Hadrat memperingati Lebaran Idul Adha diprediksi tetap berjalan ditengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro di Kota Ambon.

Hal itu diungkapkan Ketua Mathla'ul Anwar Provinsi Maluku, Abdul Kadir saat pertemuan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku dan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Maluku, Kamis (15/7/2021) siang.

Menurutnya, warga tidak akan mengindahkan aturan yang ditetapkan pemerintah mengingat hadrat merupakan tradisi yang selalu digelar.

"Sulit, itu sudah tradisi dan mereka sudah siap," kata Kadir, Kamis.

Baca juga: Soal Peniadaan Sholat Idul Adha, Kemenag Maluku; Kami Hanya Jembatan Informasi

Baca juga: Demo Tolak PPKM di Ambon Berakhir Ricuh, 4 Mahasiswa Cidera

Lanjutnya, kelompok hadrat di berbagai daerah di Kota Ambon pun telah melaksanakan latihan menyambut pelaksanaan kurban.

Dalam pelaksanaan hadrat sendiri, akan melibatkan banyak orang dan dilakukan beramai-ramai sehingga akan sangat sulit mengatur pergerakan warga.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah Kota Ambon telah mengeluarkan larangan pelaksanaan Hadrat saat malam takbiran maupun setelah salat idul Adha mengingat Kota Ambon kembali masuk Zona Merah penyebaran Covid-19.

Selain itu, saat ini Ambon sedang berada pada masa penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dimulai sejak 8 Juli lalu hingga 22 Juli mendatang. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved