Breaking News:

Global

Berkat Uji Klinis Vaksin, Kota di Brasil Ini Mendekati Kehidupan Normal

Di kota Serrana, Brasil, ada seorang pasien Covid-19 yang dalam kondisi kritis dan dirawat di klinik Dr Geraldo Cesar Reis.

Editor: Adjeng Hatalea
(SHUTTERSTOCK/Africa Studio)
Ilustrasi pemberian vaksin corona, vaksin Covid-19, vaksinasi Covid-19 melawan pandemi virus corona. 

SERRANA, TRIBUNAMBON.COM – Di kota Serrana, Brasil, ada seorang pasien Covid-19 yang dalam kondisi kritis dan dirawat di klinik Dr Geraldo Cesar Reis.

Pasien ini merupakan seorang wanita berusia 63 tahun.

Dia awalnya menolak disuntik vaksin Sinovac ketika setiap penduduk berusia dewasa Serrana diberi vaksin tersebut dalam rangka uji klinis.

Para dokter mengatakan, wanita itu enggan disuntik vaksin buatan China itu dan lebih memilih untuk menunggu vaksin buatan Pfizer yang masih langka di Brasil.

Melansir ABC News, awal Juni lalu, wanita tersebut dianggap sebagai salah satu “keanehan” di komunitas tersebut. Pasalnya, kebanyakan orang dewasa di kota tersebut langsung mau ketika ditawari vaksin yang dibuat oleh perusahaan farmasi asal China, Sinovac, tersebut untuk uji klinis.

Baca juga: Setelah Klaster Karaoke, Kasus Covid-19 di Singapura Melonjak Drastis

Dan vaksinasi tersebut terbukti membuat komunitas di sana menjadi semacam “oase” bagi kehidupan yang mendekati normal. Pasien Covid-19 hampir tidak ada yang tersisa dan para dokter kembali menangani pasien-pasien dengan penyakit lain.

Kehidupan di Serrana telah kembali, para tetangga saling mengobrol dan keluarga mengadakan acara barbekyu akhir pekan. Orang luar yang sebelumnya tidak enggan menginjakkan kaki di Serrana kini bisa datang untuk sekadar potong rambut dan jalan-jalan ke restoran.

Seorang karyawan di sebuah toko minuman dan makanan ringan Rogerio Silva mengaku bisa beraktivitas seperti biasanya.

“Beberapa pekan lalu, orang-orang tidak akan mengantre di sini, tidak akan makan di dalam, dan saya tidak akan membiarkan mereka menggunakan kamar mandi. Sekarang bisa,” tutur Silva kepada ABC News.

Uji klinis

Kisah “menyejukkan” dari warga Serrana muncul ketika wilayah lain masih terus berjuang melawan virus corona dan menghadapi pembatasan yang diberlakukan pemerintah Brasil.

Pada awal Juni, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengizinkan penyuntikan vaksin Sinovac kepada orang yang berusia 18 tahun ke atas.

Eksperimen yang dikenal sebagai "Project S" berlangsung selama empat bulan dan menguji vaksin Sinovac dalam kondisi dunia nyata.

Direktur di Institut Butantan di negara bagian Sao Paulo Ricardo Palacios memaparkan hasil pengujian tersebut.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved