Breaking News:

Penanganan Covid

Luhut Beberkan Skenario Terburuk yang Diambil Pemerintah soal Lonjakan Covid-19 di Indonesia

Skenario terburuk soal lonajkan kasus Covid-19, Menko Marinves) Luhut Pandjaitan membeberkan sejumlah langkah yang diambil pemerintah.

Editor: Citra Anastasia
Theresia Felisiani/Tribunnews.com
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves), Luhut Binsar Pandjaitan. 

TRIBUNAMBON.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves), Luhut Binsar Pandjaitan, membeberkan skenario terburuk yang akan diambil oleh pemerintah terkait lonjakan Covid-19 di Indonesia.

Sejumlah langkah tersebut berhubungan dengan penambahan tempat tidur rumah sakit (RS), penyedian obat-obatan hingga pemasokan tabung oksigen.

"Penambahan tempat tidur-tempat tidur di Jakarta dengan worst case scenario saya kira berjalan terus, dan di Jawa Barat, Bandung, di Semarang, sampai di Jawa Timur dan Bali," ucap Luhut dalam konferensi persnya, Senin (12/7/2021).

Melihat kondisi tempat tidur di fasilitas kesehatan (faskes) yang penuh, Luhut pun meminta bantuan TNI untuk membuka RS darurat di lapangan.

"Kami juga meminta TNI untuk membuka RS lapangan, khususnya untuk layanan ICU," imbuh dia.

Kata Luhut, beberapa bangunan juga dialihfungsikan menjadi RS darurat, dibantu dengan Kementerian PUPR.

Lalu, berkaitan dengan obat-obatan, Luhut mengaku, Indonesia kekurangan obat Remdesivir dan Actemra.

Menko Marinves Luhut Pandjaitan dalam konferensi persnya secara virtual, Selasa (6/7/2021).
Menko Marinves Luhut Pandjaitan dalam konferensi persnya secara virtual, Selasa (6/7/2021). (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Baca juga: Cara Cek Status Vaksinasi, Download Sertifikat Vaksin Covid-19 di pedulilindungi.id

Baca juga: Tolak Permintaan Keluarga, Jenazah Pasien Covid-19 Tetap Disalatkan di RSUP Dr J Leimena

Ia pun berupaya dengan Kementerian Kesehatan agar Actemra bisa diproduksi di dalam negeri.

Luhut mengatakan mulai hari ini, Rabu, akan me-launching 300 ribu paket obat-obatan.

Paket obat ini diberikan kepada pasien Covid-19 tanpa gejala (OTG) dan bergejala ringan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved