Kisruh RSUP Leimena
Lagi, Keluarga Jenazah Seruduk RSUP dr Johannes Leimena Ambon
Dalam video yang diterima TribunAmbon.com, terlihat keluarga terlibat adu mulut dengan pihak keamanan RSUP Johannes Leimena,
Penulis: Salama Picalouhata | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Salama Picalouhata
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Puluhan keluarga jenazah seruduk Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Johannes Leimena, Rabu (14/7/2021) pagi.
Keluarga meminta jenazah dikeluarkan dari rumah sakit agar bisa dimakamkan di TPU Kebun Cengkeh, Batu Merah, Sirimau, Kota Ambon.
Dalam video yang diterima TribunAmbon.com, terlihat keluarga terlibat adu mulut dengan pihak keamanan RSUP Johannes Leimena, sekitar pukul 11.00 WIT.
Keluarga tidak terima almarhum SK divonis terpapar Covid-19.
Mereka juga meminta agar pihak rumah sakit menunjukan hasil tes PCR Swab milik almarhum.
Namun karena ditolak, keluarga membuat keributan di halaman depan rumah sakit yang baru diresmikan Presiden Joko Widodo akhir Maret 2021 itu.
Keluarga yang berhasil diwawancarai menyebut, aksi dilakukan lantaran tak percaya almarhum terpapar covid.
"Almarhum meninggal karena sakit maag, tapi divonis positif covid,"ujar keluarga almarhum, S, Rabu pagi.
S menjelaskan, almarhum baru dilarikan ke rumah sakit, pagi tadi.
Katanya, sebelum masuk Ruangan IGD, almarhum telah meninggal.
"Almarhum masuk karena sakit maag. Saya minta hasil pemeriksaannya padahal almarhum meninggal sebelum masuk IGD," ujar Said.
Meski begitu, keluarga hanya berharap setidaknya bisa mengurus jenazah almarhum.
"Kalau bisa kami mau mengurus almarhum. Memandikan jenazahnya dan mensalatkan jenazah," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/rebut_jenazah.jpg)