Breaking News:

Maluku Terkini

50 Rumah Terendam Banjir, Polres Pulau Buru Bakal Bangun Dapur Umum Bagi Warga Terdampak

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Pulau Buru, AKBP Egia F. Kusumawiatmaja mengatakan, pihaknya akan membantu masyarakat terdampak banjir di daerah t

Penulis: Andi Papalia | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Andy
MALUKU: Kapolres Pulau Buru, AKBP Egia F. Kusumawiatmaja, melakukan peninjauan lokasi banjir di Desa Waeleman, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru. Rabu (14/7/2021) 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM – Sebanyak 50 unit rumah terendam banjir di Desa Waeleman, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru.

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Pulau Buru, AKBP Egia F. Kusumawiatmaja mengatakan, pihaknya akan membantu masyarakat terdampak banjir di daerah tersebut.

"Polres Pulau Buru akan membuat Dapur Umum (DU) untuk menyediakan makanan, bagi masyarakat terdampak banjir di Desa Waeleman," kata Kusumawiatmaja kepada TribunAmbon.com, saat meninjau lokasi banjir, Rabu (14/7/2021)

Dia mengatakan, selain DU, mereka juga akan membuat tenda pengungsian dan menyiapkan spead boat karet untuk mengevakuasi warga korban banjir.

"Ketinggian air berkisar antara 10 cm sampai dengan 100 cm," katanya

Egia menjelaskan, banjir yang menggenangi puluhan rumah tersebut, selain akibat curah hujan cukup tinggi, juga luapan sungai Waeapo.

Baca juga: Rumah warga di Desa Air Mendidih-Pulau Buru Terendam Banjir, Warga; Tak Ada Tanggul Penahan Air

"Banjir yang menggenangi pemukiman warga di Desa Waeleman, merupakan luapan dari sungai Waeapo, sejak Minggu 11 Juli 2021, dan debit air meningkat, Rabu 14 Juli 2021 pukul 03.30 WIT," Jelasnya.

Sejumlah rumah warga terendam banjir, beberapa warga hanya diam dan tidak bisa beraktifitas.
Sejumlah rumah warga terendam banjir, beberapa warga hanya diam dan tidak bisa beraktifitas. (TribunAmbon.com/ Andi Papalia)

Ia mengungkapkan, banjir di Desa Waeleman terjadi setiap tahun di bulan Juli, sehingga masyarakat Desa Waeleman sudah terbiasa, dan telah menyiapkan tempat untuk mengamankan barang-barang mereka di lokasi dataran tinggi.

Kemudian, ada juga masyarakat yang bertahan di rumah masing-masing, dengan alasan menjaga barang mereka dari ancaman pencuri.

Saat melakukan peninjauan lokasi banjir, Kusumawiatmaja didampingi Kabag OPS AKP Ruben Sihombing, Camat Waelata Sriyadi, Kapolsek Waeapo Ipda Zainal, Paur Humas Aiptu MYS Jamaludin, Kepala Desa Waeleman Gatan Patimura dan Sekdes Waeleman Parsidi.

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved