Breaking News:

Maluku Terkini

PLN Maluku dan Malut Fokus Jaga Keandalan Listrik di RS Rujukan Covid-19 serta Industri Oksigen

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UIW MMU, Hairul Hatala mengatakan, seiring lonjakan kasus Covid-19 saat ini, permintaan terhadap oksigen

Penulis: Adjeng Hatalea | Editor: Fandi Wattimena
Sumber : Humas PLN Maluku Maluku Utara
PLN saat kunjungan dan inspeksi terpadu kelistrikan di salah satu industri oksigen di Tulehu. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) tengah menjaga keandalan pasokan listrik di fasilitas kesehatan (faskes) atau rumah sakit guna mendukung penanganan pandemi Covid-19 di Kota Ambon.

Tiga rumah sakit rujukan saat ini yang menjadi prioritas, yakni RSUP dr. J Leimena, RS Siloam dan RSUD dr. Haulussy Kota Ambon.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UIW MMU, Hairul Hatala mengatakan, seiring lonjakan kasus Covid-19 saat ini, permintaan terhadap oksigen pun terus meningkat.

Pihaknya terus berupaya untuk memenuhi permintaan tersebut.

“Juga kita menjaga keandalan pasokan listrik di tiga RS yang dalam penanggulangan covid-19. Apalagi RS yang menangani pasien Covid-19. Misalnya, Siloam, kita tahu bahwa banyak sekali pasien Covid-19 di sana, RSUP itu juga menjadi langganan kami,” ucap Hatala saat Konfrensi Pers yang digelar secara virtual, Selasa (13/7/2021).

Namun, sesuai instruksi, lanjut dia, semua RS Rujukan dan tempat siolasi terpusat Covid-19 menjadi prioritas layanan pasokan listrik selama masa pandemi ini.

Selain itu, keandalan pasokan listrik juga difokuskan di sejumlah industri oksigen yang tersebar di Provinsi Maluku dan Provinsi Maluku Utara.

Di Ambon misalnya, industri oksigen yang masuk dalam daftar, yakni PT. Candi, PT. Madjakara, dan PT Iman Jaya Martabe.

Sementara di Kota Ternate, yakni PT. Aneka Gas Industri Tbk, di Tobelo yakni Mega Utama, ada VC Karya Utama di Kota Tual, dan RSUD Magrety di Saumlaki.

Baca juga: PPKM Mikro, Layanan Kantor ULP PLN Ambon Kota Dibuka Hingga Pukul 2 Siang

Baca juga: Kantor DPRD Maluku Ditutup Selama Sepekan, Anggota Dewan Kerja dari Rumah

“Untuk Peningkatan kehandalan di sisi PLN kami lakukan dengan inspeksi dan pemeliharaan terpadu ke lokasi supply, memproritaskan section tersebut bila terjadi pemadaman baik terencana maupun tidak dengan melakukan manufer dari penyulang lainnya dan mempercepat proses penormalan”, ujar Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon, Yusrizal.

Ia menambahkan, PLN menyiagakan sebanyak 162 petugas untuk pengamanan sistem kelistrikan di Ambon dan Namlea dari total 1.349 petugas di Maluku dan Maluku Utara pada masa siaga Covid-19.

“Dari sisi ketersediaan daya listrik hingga saat ini sistem Ambon dan Namlea dipastikan aman. Di sisi sistem Ambon sendiri Daya Mampunya sebesar 107,94 MW dengan Beban Puncak sebesar 47,04 MW sehingga terdapat Cadangan Daya sebesar 60,86 MW. Untuk di sistem Namlea, Daya Mampunya sebesar 7,6 MW dengan Beban Puncak sebesar 4,71 MW sehingga terdapat Cadangan Daya sebesar 2,89 MW,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved