Breaking News:

Ambon Hari Ini

Dua Hakim Ad HOC dan Staff Pengadilan Negeri Ambon Terkonfirmasi Positif Covid-19

Hasil positif itu diketahui setelah pelaksanaan swab antigen oleh Dinas Kesehatan Kota Ambon kepada seluruh staff dan pegawai di Pengadilan Negeri

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi UPDATE Covid-19. Jumlah kasus terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) di Indonesia 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Dua hakim perempuan ad Hoc Pengadilan Negeri Ambon terkonfirmasi positif covid-19.

Tak hanya hakim, tiga orang pegawai dan satu honorer juga terpapar virus corona.

Saat ini, hamim dan para pegawai itu telah melakukan isolasi secara mandiri dirumah.

 “Ya, ada 2 hakim ad hoc, dan pegawai 3 orang 1 honor, mereka langsung di suruh pulang untuk isoman,“ kata Humas Pengadilan Negeri Ambon, Lucky Rombot kepada tribunambon.com melalui pesan singkat di WhatsApp, Senin (13/7/2021) sore.

Hasil positif itu diketahui setelah pelaksanaan swab antigen oleh Dinas Kesehatan Kota Ambon kepada seluruh staff dan pegawai di Pengadilan Negeri Ambon, Jalan Sultan Chairun, Kecamatan Sirimau, Ambon, Maluku.

Swab dilakukan mengingat aktifitas kerja dilingkup pengadilan berhubungan dengan pelayanan kepada masyarakat dalam masalah hukum.

Lucky menjelaskan, satu orang hakim Ad HOC yang terpapar itu baru mendapatkan suntikan vaksin tiga hari sebelumnya.

Baca juga: Simpan Sabu, Ibu Dua Anak di Ambon Divonis 2 Tahun Penjara

Baca juga: Harga Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2021, dari Kambing hingga Sapi Cek di Sini

Meski demikian, Lucky enggan menyebut nama hakim dan staff yang terpapar virus covid-19 itu.

“Saat swab antigen tadi, terus yang 1 orang hakim ad hoc baru 3 hari sebelumnya di suntik vaksin,” tambahnya.

Sementara itu, demi memutus mata rantai penyebaran virus corona,  Pengadilan Negeri Ambon melakukan sidang secara virtual.

Jaksa dan terdakwa akan mengikuti sidang melalui aplikasi zoom maupun aplikasi meeting online lainnya.

Tak hanya itu, mereka juga melakukan vaksinasi secara bersama-sama.

Saat ini, Kota Ambon berada pada zona merah dengan 2074 jiwa terkonfirmasi positif, Senin (12/7/2021).

Kasus paling tinggi berada di Kecamatan Sirimau sebanyak 785 jiwa dan dan Kecamatan Nusaniwe sebanyak 379 jiwa positif covid-19. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved