Breaking News:

Korupsi Bank Maluku

Korupsi Bank Maluku, Rolobessy & Thenu Hanya Dituntut 6 Tahun Penjara Tanpa Uang Pengganti

Mantan Direktur Utama Bank Maluku-Malut, Idris Rollobessy dan Mantan Direktur Kepatuhan Bank Maluku, Izaak Thenu.

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Tanita Pattiasina
Sidang kasus dugaan korupsi repo obligasi Bank Maluku di Pengadilan Tipikor Ambon, Kamis (8/7/2021) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Dua terdakwa kasus dugaan korupsi Reverse Repo obligasi Bank Maluku hanya dituntut enam tahun penjara tanpa uang pengganti.

Keduanya yakni, Mantan Direktur Utama Bank Maluku-Malut, Idris Rollobessy dan Mantan Direktur Kepatuhan Bank Maluku, Izaak Thenu.

Majelis hakim menyatakan kedua terdakwa tidak bersalah atas dakwaan primer Pasal 3 UU Tindak pidana korupsi.

"Majelis Hakim memutuskan mengadili kedua terdakwa tidak terbukti bersalah dan meyakinkan bersalah sebagaimana dalam dakwaan primer dan membebaskan terdakwa," kata Ketua Majelis Hakim, Pasti Tarigan di Pengadilan Tipikor Ambon, Kamis (8/7/2021) sore.

Namun, keduanya dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi subsider secara bersama-sama dan berkelanjutan.

“Majelis Hakim memutuskan kedua terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi subsider, bersama-sama dan berkelanjutan dan dipidana masing-masing selama 6 tahun dan denda sejumlah Rp 300 juta, subsider 3 bulan kurungan,” lanjut Hakim.

Baca juga: Soal Stok Cabai Jelang Idul Adha, Disperindag Maluku Tak Bisa Pastikan Aman

Baca juga: Kasus Korupsi Repo Obligasi Bank Maluku, Rollobessy-Thenu Dinyatakan Tak Bersalah Dakwaan Primer

Majelis hakim mempertimbangkan hal memberatkan dan meringankan.

Hal memberatkan yakni kedua terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas korupsi, terdakwa Idris Rollobessy merupakan terpidana dalam pidana sebelum dan dipinda selama 10 tahun.

Sedangkan hal meringankan yakni, kedua terdakwa sopan dalam persidangan dan tidak berbelit-belit.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum menuntut terdakwa Idris Rolobessy selama 18,6 tahun penjara dan membayar uang pengganti sebesar Rp 229 Miliar subsider 4 tahun 6 bulan penjara.

Sedangkan, terdakwa Izaak dituntut 10 tahun penjara dengan uang pengganti jauh lebih kecil sebanyak Rp 9.082.000.000.

Kedua terdakwa juga dituntut membayar denda masing-masing sebesar Rp 1 miliar.

Jaksa menilai, perbuatan terdakwa terbukti melanggar pasal 2 Jo Pasal 18 ayat 1 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 Jo padal 55 ke-1 KUHPidana. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved