Breaking News:

Global

Krematorium Terbesar India Akan Manfaatkan Abu Jenazah Korban Covid-19 untuk Bangun Taman Memorial

Taman tersebut rencananya akan dibangun dengan memanfaatkan abu jenazah korban Covid-19 yang tak terurus di Vishram Ghat.

Editor: Adjeng Hatalea
(AP)
Beberapa tumpukan kayu pemakaman pasien yang meninggal karena penyakit COVID-19 terlihat terbakar di tanah yang telah diubah menjadi krematorium kremasi massal korban virus corona, di New Delhi, India, Rabu (21/4/2021). 

BHOPAL, TRIBUNAMBON.COM -Salah satu krematorium terbesar di kota Bhopal, India, Bhadbhada Vishram Ghat, akan membangun taman dengan menggunakan abu jenazah para korban Covid-19 untuk mengenang mereka.

Taman tersebut rencananya akan dibangun dengan memanfaatkan abu jenazah korban Covid-19 yang tak terurus di Vishram Ghat.

 
Gelombang kedua Covid-19 di India yang berlangsung sejak April memicu ledakan pasien di berbagai rumah sakit di Bhopal, di mana banyak yang meninggal.

Namun, banyak anggota keluarga tidak dapat mengambil abu jenazah mereka karena lockdown ketat, akibatnya sebagian besar abu tersebut menumpuk di Vishram Ghat.

Mamtesh Sharma, sekretaris komite pengelola Bhadbhada Vishram Ghat mengatakan, "Antara Maret dan Juni, sebagian besar orang meninggal karena Covid-19 dan ritual terakhir mereka dilakukan di sini."

Hanya sebagian kecil kerabat orang meninggal yang mengambil abu setalah upacara terakhir. Setelah ini, sejumlah besar tulang dan abu dikumpulkan di sini," ujarnya seperti yang dilansir dari India.com pada Rabu (7/7/2021).

Sharma memperkirakan ada sekitar 21 truk yang penuh abu jenazah menumpuk di Vishram Ghat, yang tidak dapat dihanyutkan di sungai dengan mempertimbangkan dampak lingkungan.

Oleh karenanya, komite pengelolaan krematorium memutuskan untuk membangun suatu taman memorial dengan menggunakan abu jenazah korban meninggal karena Covid-19 sebagai pupuk kandang.

Taman memorial tersebut akan dibangun di area seluas sekitar 1.114 meter persegi. Rencananya, taman memorial ini akan ditanami 3500-4000 pohon.

(Kompas.com / Shintaloka Pradita Sicca) 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved