Breaking News:

Ambon Hari Ini

Masuk Kota Ambon, Warga Salahutu dan Leihitu Harus Tunjukan KTP dan Surat Keterangan Bepergian

Bagi warga Kecamatan Salahutu dan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah yang letaknya di Pulau Ambon, harus menunjukan KTP dan surat keterangan.

TribunAmbon.com/Helmy
PSBB - Petugas Satgas covid-19 Ambon memantau pengendara saat pelaksanaan Operasi yustisi di Jl. dr. Sitanala, Senin (25/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Mulai besok, Kota Ambon akan melakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Wali Kota Ambon Richard Louhanapessy akan membatasi keluar masuk orang selama penerapan PPKM berlangsung.

“Seluruh pintu masuk dari dan keluar ambon akan dijaga ketat,” kata Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy saat konferensi pers di Balai Kota Ambon, Senin (5/7/2021) sore.

Louhanapessy mengatakan, bagi warga Kecamatan Salahutu dan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah yang letaknya di Pulau Ambon, harus menunjukan KTP dan surat keterangan dari pemerintah negeri tentang maksud perjalanan.

Baca juga: BMKG Maluku Catat Gempa Magnitudo 4,1 Terjadi Pagi Ini, Berpusat Dekat Namlea dan Piru

Baca juga: Pelaku Perjalanan ke Ambon Antar Kabupaten/Kota di Maluku Wajib Bawa Hasil Rapid dan Kartu Vaksinasi

Sementara, bagi perjalanan dari dan ke Kota Ambon antar Kabupaten/Kota di Maluku harus menunjukan surat keterangan hasil rapid antigen negatif dan kartu vaksin minimal vaksin pertama.

“Pelaku perjalanan dari dan ke Kota Ambon dengan tujuan kabupaten kota di Maluku juga harus menunjukan surat keterangan hasil rapid antigen negatif dan kartu vaksin minimal vaksin pertama,” lanjutnya.

Sementara, bagi pelaku perjalanan tujuan pulau Jawa dan Bali, harus menyertakan sertifikat vaksin dan hasil Swab Test PCR Negatif.

Lanjutnya, pelaku perjalanan ke Ambon dari luar Provinsi Maluku, harus menyertakan surat keterangan hasil rapid antigen negatif dan kartu vaksin.

“Untuk kedatangan ke Ambon dari luar provinsi Maluku khusus dari pulau Jawa dan Bali harus menyertakan surat keterangan hasil rapid negatif dan kartu vaksin minimal vaksin pertama,” jelas Louhanapessy.

Seluruh aturan tersebut telah diterbitkan oleh pemerintah lewat Instruksi Walikota Nomor 2 Tahun 2021 dan efektif berlaku Kamis (8/7/2021) nanti.

“Instruksi Walikota telah diterbitkan dan mulai berlaku efektif Kamis 8 Juli 2021 mendatang,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved