Breaking News:

Virus Corona

2.500 Orang di India Jadi Penipuan Vaksin Covid-19 Abal-abal, Ternyata yang Disuntikkan Air Garam

Ribuan orang di India menjadi korban penipuan vaksin Covid-19 palsu. Mereka disuntik menggunakan cairan garam.

Editor: Citra Anastasia
Foto Nikkei
Ilustrasi vaksin Covid-19. 

"Kami telah menangkap dokter," jelas Thakur.

"Mereka menggunakan rumah sakit yang memproduksi sertifikat palsu, vial, jarum suntik."

Menurut laporan CNN pada Senin (5/7/2021), 14 orang telah ditangkap karena diduga terlibat pemalsuan vaksin Covid-19 ini.

Mereka menghadapi tuduhan melakukan kecurangan, percobaan pembunuhan, konspirasi kriminal, dan tuduhan lainnya.

Komuter berjalan di sepanjang peron menyusul pembatasan transportasi umum sebagai bagian dari lockdown untuk mengekang penyebaran Covid-19 di negara bagian Benggala Barat, di Kolkata pada Kamis (1/7).
Komuter berjalan di sepanjang peron menyusul pembatasan transportasi umum sebagai bagian dari lockdown untuk mengekang penyebaran Covid-19 di negara bagian Benggala Barat, di Kolkata pada Kamis (1/7). (AFP)

Baca juga: Akui Krisis Covid-19, Korea Utara Masih “Ogah-ogahan” Terima Bantuan Vaksin Covid-19

Thakur mengatakan, ada kemungkinan penambahan tersangka karena polisi masih melakukan penyelidikan.

India dilanda gelombang kedua pandemi Covid-19 antara April hingga awal Juni ini.

Setelah puncak wabah pada Mei, kasus harian perlahan menurun.

Pada Juni lalu, Perdana Menteri Narendra Modi mengumumkan vaksinasi terpusat.

Jadi pemerintah pusat akan mendistribusikan sebagian besar dosis vaksin ke negara bagian secara gratis.

Setelah program ini diluncurkan, India mencapai rekor vaksinasi terbaru yakni 8 juta suntikan dalam sehari.

Ilustrasi vaksin Covid-19.
Ilustrasi vaksin Covid-19. (europeanpharmaceuticalreview.com)

Baca juga: POGI: Vaksin Covid-19 Sinovac Aman untuk Ibu Hamil

Baca juga: RI Terima 998.400 Dosis Vaksin AstraZeneca Sumbangan dari Jepang

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved