Breaking News:

Tindakan Kriminal

Dua Pria di Medan Saling Bacok Pakai Parang hingga Tewas, Diduga Masalah Hasil Jerat Babi Hutan

Dua pria paruh baya terlibat saling bacok hingga tewas, pada Senin (5/7/2021). Motif aksi tersebut diduga masalah hasil perangkap babi hutan.

Penulis: larasati putri wardani | Editor: Fitriana Andriyani
grafis tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi tewas karena parang 

TRIBUNAMBON.COM - Dua orang pria bernama Dea Harita als Ama Kendi Harita (58) dan Basaeli Loi als Ama Reli Loi (55) tewas usai saling bacok, pada Senin (5/7/2021).

Kedua warga Desa Hilinamoniha (Dea Harita) dan Desa Hiliasi (Basaeli Loi) itu ditemukan dengan penuh luka bacok di bagian kepala.

"Saling menyerang keduanya, bukan antar desa. Ini masalah pribadi. Meninggal karena luka bacok," kata AKP Iskandar Ginting Kasat Reskrim Polres Nias Selatan.

Kronologi Kejadian

Dikutip dari Tribun-Medan.com, aksi saling bacok ini terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.

Keduanya saling serang menggunakan parang.

"Kita sudah lakukan olah TKP, kejadiannya tadi jam 5 pagi diketahui," ujar AKP Iskandar.

Terkait motif aksi ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.

"Enggak dibunuh, mereka istilahnya laga kambing. Masih kita dalami motifnya apa," terang AKP Iskandar.

Setelah pihak kepolisian melakukan olah TKP, kedua korban kemudian dibawa ke Puskesmas Toma untuk dilakukan visum.

Baca juga: Kakak Ipar Nekat Bacok Adik Pakai Parang Hingga Tewas di Tempat, Akui Sakit Hati Masalah Harta

Baca juga: Cemburu Lihat Istri Dibonceng Pria Lain, Suami Tusuk Istri Pakai Sajam, Alami Luka di Perut & Wajah

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved