Breaking News:

Nasional

Pemerintah Diminta Perbanyak RS Lapangan Guna Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

Politisi PKS itu meminta pemerintah pusat dan daerah memperbanyak tempat-tempat perawatan bagi pasien tanpa gejala atau bergejala ringan untuk isolasi

Editor: Adjeng Hatalea
( SHUTTERSTOCK/PETERSCHREIBER MEDIA)
Ilustrasi varian B.1.1.7, varian baru virus corona asal inggris disebut menjadi penyebab lonjakan kasus di Thailand. 

JAKARTA, TRIBUNAMBON.COM - Anggota Komisi IX DPR Kurniasih Mufidayati meminta pemerintah meningkatkan kapasitas tempat perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit dengan mempersiapkan rumah sakit lapangan atau rumah sakit swasta.

Hal itu mengingat kasus konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia yang terus meningkat beberapa waktu terakhir.

"Langkah ini dilakukan dengan mempersiapkan rumah sakit lapangan atau tenda-tenda perawatan di areal RS serta mendorong lebih banyak keterlibatan RS Swasta dalam penanganan pasien Covid-19," kata Mufidayati seperti dikutip dari Tribunnews.com, Jumat (2/7/2021).

Politisi PKS itu meminta pemerintah pusat dan daerah memperbanyak tempat-tempat perawatan bagi pasien tanpa gejala atau bergejala ringan untuk isolasi.

Baca juga: BPOM Ungkap Antibodi Lansia Lebih Rendah Daripada Orang Dewasa Usai Disuntik Vaksin Moderna

Terlebih, dengan situasi penularan virus corona yang tinggi, banyak masyarakat yang kesulitan melakukan isolasi mandiri di rumah karena kondisi yang tak memungkinkan.

"Sudah banyak kasus isolasi mandiri yang justru menyebabkan penularan ke anggota keluarga lain. Bahkan ada yang meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri di rumah," ucapnya.

Menurut Mufidayati, kasus pasien Covid-19 yang meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri di rumah dikarenakan kurangnya pemantauan dan penanganan.

Oleh karena itu, ia menekankan perlunya pengawasan yang melekat di lapangan terhadap pasien Covid-19.

Kendati demikian, Mufidayati juga menyoroti satu hal yaitu tentang komitmen pemerintah dalam menyelesaikan tunggakan tagihan RS.

Baca juga: 548 Kasus Baru Covid-19 di Maluku dalam 4 Hari Terakhir, Adonia; Diduga Mobilitas Zona Merah

"Tentu ini harus dibarengi dengan komitmen pemerintah untuk segera menyelesaikan tunggakan tagihan RS dalam penanganan Covid-19," tutur dia.

Kasus Covid-19 diketahui semakin meningkat setiap harinya, bahkan angka kasus baru mencapai rekor pada Kamis (1/7/2021) yaitu bertambah 24.836 orang dalam satu hari.

Selain itu, kasus kematian akibat Covid-19 juga mencapai angka tertinggi pada Kamis yaitu 504 orang dalam sehari.

(Kompas.com / Nicholas Ryan Aditya / Dani Prabowo)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved