Breaking News:

Penanganan Covid

Kasus Covid Meningkat, Warga Kota Ambon Dilarang Gelar Resepsi Pernikahan di Gedung Atau Rumah

Juru bicara Satuan Tugas Penanganan COvid-19 Kota Ambon Joy Adriansz mengatakan, kebijakan itu dibuat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Tribunnews/Muhammad Husein Sanusi
ilustrasi resepsi. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melarang pelaksanaan acara resepsi pernikahan.

Aturan itu berlaku untuk acara resepsi di gedung, rumah maupun outdoor.

Juru bicara Satuan Tugas Penanganan COvid-19 Kota Ambon Joy Adriansz mengatakan, kebijakan itu dibuat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Apalagi, kasus Covid-19 di Kota Ambon mulali meningkat beberapa waktu terakhir.

"Kebijakan yang dilakukan adalah kita berharap mulai minggu depan, nantinya akan ada edaran kepada seluruh masyarakat terkait dengan seluruh aktifitas yang dilaksanakan di gedung maupun acara-acara resepsi dilakukan dirumah masyarakat itu untuk sementara ditiadakan," kata Juru bicara satgas Covid-19 Kota Ambon, Joy Adriaansz saat konferensi pers di Balai Kota Ambon, Rabu (30/6/2021) siang.

Baca juga: Nakes Tiga Puskesmas di Kota Ambon Positif COVID-19, Seluruh Petugas Tes Swab Hari Ini

Baca juga: Kasus Covid Melonjak, Masuk Balai Kota Ambon Wajib Rapid, Jam Operasional Juga Dibatasi

Lanjutnya, bila ada yang melakukan pengajuan perizinan maka harus melalui Satgas penanganan Covid-19 Kota Ambon.

"Untuk resepsi sementara waktu ditiadakan, kalaupun ada yang mengajukan, karena kita ketahui bahwa beberapa kegiatan yang harus dilakukan di aula dan hotel harus mendapat persetujuan dari satgas penanganan covid-19 di Kota Ambon," lanjutnya.

Bila diizinkan, maka harus menerapkan protokol kesehatan dan wajib melakukan tes rapid bagi tamu.

"Nah, oleh karena itu, jika harus dilakukan karena kondisi yang diizinkan maka wajib menerapkan pemberlakukan rapid antigen bagi peserta dan pembatasan 50 persen," tambah Adriaansz.

Adriaansz menegaskan, pengawasan akan dilakukan secara ketat oleh petugas satgas yang berada di tingkat Desa/Negeri dan kelurahan serta tingkat Kota.

"Akan dilakukan pengawasan secara intensif oleh satgas yang ada di tingkat negeri/desa dan kelurahan yang tentunya akan di back up oleh satgas tingkat Kota Ambon," tegasnya.

Dia berharap, kebijakan yang diambil pemerintah Kota Ambon dapat ditaati oleh masyarakat untuk mencegah penularan virus Covid-19.

"Kita berharap langkah-langkah ini dapat mencegah tingkat penularan di Kota Ambon," harapnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved