Breaking News:

Maluku Terkini

Sudah Ada Klinik Dana Bos, Kepsek Tidak Bisa Beri Laporan Asal-Asalan Lagi

Klinik tersebut untuk mencegah terjadinya masalah terhadap 12 item dana bos yang ditangani para kepala sekolah.

Mesya Marasabessy
Gubernur Maluku, Murad Ismail meresmikan Klinik Dana Bos di lantai VII Kantor Gubernur, Sabtu, (26/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Gubernur Maluku, Murad Ismail telah meresmikan Klinik Dana Bos (KDOS).

Klinik tersebut untuk mencegah terjadinya masalah terhadap 12 item dana bos yang ditangani para kepala sekolah.

"Melalui klinik dana bos ini, dapat menjadi solusi untuk menurunkan tingkat penyalahgunaan dana bos yang berujung pada masalah hukum," ujar Murad Ismail di lantai VII Kantor Gubernur, Sabtu, (26/6/2021).

Baca juga: Diresmikan Istri Gubernur Maluku Widya Murad, Basnub Cafe Sediakan Teh Anti Corona

Baca juga: Diduga Ada Penyalahgunaan Dana Desa, Kantor Desa Seith-Pulau Buru Tak Lagi Berfungsi

Lanjutnya, klinik tersebut bertujuan agar semua laporan mengenai dana bos diproses atau diperiksa terlebih dahulu.

Dia mengatakan, andai ada temuan yang tidak sesuai dengan Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS) ataupun kwitansi laporan, maka dikembalikan laporan ke Kepala Sekolah (Kepsek) untuk membuat perubahan.

Tambahnya, jika sudah sesuai maka akan diterima, lalu akan diperiksa kembali. Apabila tidak ditemukan masalah, maka laporannya akan dikirim ke pusat secara online.

"Selama ini kepsek selalu mengirim laporan langsung ke pusat. Akibatnya, membuat para kepsek sering mendapat masalah hukum. Dengan dilaunchingnya aksi perubahan klinik ini, para kepsek diharapkan tidak lagi terjebak dengan masalah hukum," tandas Murad.

Berdasarkan Permendagri Nomor 24 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Dana Bos pada pemerintah daerah, dala.pasal 60 disebutkan bahwa gubernur melakukan pembinaan dan pengawasan pengelolaan dana bos provinsi dan kabupaten/kota.

KDOS itu dilaunching Gubernur Maluku Murad Ismail dengan pemukulan tifa, didampingi Sekretaris Daerah Kasrul Selang dan Kadis Dikbud Insun Sangajdi.

Gubernur kemudian menandatangani komitmen bersama penyelenggaraan dana Bos SMK dan menyerahkan hadiah pemenang lomba desain logo Klinik Dana Bos. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved