Breaking News:

Maluku Terkini

Diduga Rugikan Negara Rp 280 Juta, Kejari Buru Diminta Usut Proyek Lampu Jalan Desa Seith-Pulau Buru

Kejaksaan Negeri Buru diminta menyelidiki proyek lampu jalan di Desa Seith, Kecamatan Teluk Kaiely, Kabupaten Buru.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Salama Picalouhata
Andi Papalia
Ketua DPD Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Buru, Sarbin Kalidupa saat diwawancarai di Desa Seith, Minggu (27/6/2021). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Kejaksaan Negeri Buru diminta menyelidiki proyek lampu jalan di Desa Seith, Kecamatan Teluk Kaiely, Kabupaten Buru.

"Kami minta kejaksaan untuk periksa pejabat kepala desa dan staf Desa, karena dinilai sangat merugikan masyarakat dan keuangan negara," ujar Ketua DPD Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Buru, Sarbin Kalidupa saat diwawancarai di Desa Seith, Minggu (27/6/2021).

Baca juga: Gempa Masih Terus Guncang Maluku Tengah, Dirasakan Beberapa Orang di Masohi

Baca juga: Sudah Ada Klinik Dana Bos, Kepsek Tidak Bisa Beri Laporan Asal-Asalan Lagi

Menurutnya, proyek tersebut tidak dinikmati masyarakat. Pasalnya, lampu jalan sudah terpasang sebanyak 40 unit, namun ada sekitar 10 unit tidak berfungsi.

"Ada masalah. Ada sekitar 10 unit yang sudah rusak," kata Kalidupa.

Dia menjelaskan, satu unit lampu jalan diketahui dibeli seharga Rp 28 juta. Artinya, proyek tersebut memakan anggatan senilai Rp 1,1 Miliar.

"Ada 10 unit rusak. Jadi kalu dikalkulator, kura-kira negara dirugikan kurang lebih Rp 280 juta," jelasnya.

Katanya, kerusakan lampu jalan itu menjadi keluhan warga Desa Seith, Kecamatan Teluk Kaiely, Kabupaten Buru.

Pejabat Kepala Desa Seith, Ismail Umasugi yang hendak dikonfirmasi, belum bisa memberikan keterangan saat dihubungi TribunAmbon.com melalui telepon, Minggu (27/6/2021)

"Nanti baru saya jelaskan," katanya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved