Breaking News:

Kasus Narkoba

Dituntut 12 Tahun Penjara, Noya Minta Dian Nikijuluw Dibebaskan

Selaku pengacara terdakwa, Noya mengatakan tuntutan yang diajukan Jaksa tak bisa diberi kepada kliennya itu lantaran terdakwa melayani saksi Melkianus

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com
Ilustrasi Penyalahgunaan Narkoba 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Pengacara Fileo Pistos Noya meminta Majelis hakim membebaskan terdakwa Dian Nikijuluw dalam kasus penyalahgunaan Narkotika.

Padahal, Jaksa Penuntut Umum (JPU), S. Pentury menuntut terdakwa dengan pidana penjara 12 tahun, Selasa (8/6/2021).

Dalam pledoinya, selaku pengacara terdakwa, Noya mengatakan tuntutan yang diajukan Jaksa tak bisa diberi kepada kliennya itu lantaran terdakwa melayani saksi Melkianus Kainama (Berkas Terpisah) sebatas pekerjaan yakni sebagai travel agent.

“Majelis hakim yang terhormat, tuntutan jaksa bahwa terdakwa melanggar pasal 115 UU No 35 Tahun 2009 tak bisa diberikan kepada terdakwa Dian karena terdakwa hanya melayani saksi Melkianus Kainama sebatas kebutuhan saksi dengan pekerjaan terdakwa yakni travel online tapi juga melayani tempat menginap, hotel, transportasi,” kata Noya kepada ketua Majelis Hakim, Orpa Marthina di Pengadilan Negeri Ambon, Jumat (25/6/2021) siang.

Dia menambahkan, terdakwa menjemput saksi Marianus Kainama karena mengambil lima buah sepatu yang teman terdakwa titipkan dari Jakarta.

“Sewaktu saksi Marianus Kainama di Jakarta, terdakwa menitipkan lima buah sepatu dari teman terdakwa untuk saksi bawa kembali ke Ambon.  Terdakwa ke bandara bukan mau jemput saksi tapi untuk ambil sepatu,” tambahnya.

Noya melanjutkan, terdakwa tidak enak dengan saksi karena telah membantu terdakwa membawakan titipan tersebut dan bersedia mengantar saksi ke Pelabuhan Ferry di Liang, Maluku Tengah.

Baca juga: 9.200 Ton Beras Cukup Hingga 2022, Bulog Maluku Pastikan Tidak Akan Impor Beras Tahun Ini

Baca juga: Hasil Produksi Petani Naik-Turun Akibat Cuaca Buruk, Harga Cabai Rawit Masih Belum Normal

“Saksi minta menumpang untuk ke Liang untuk mengejar keberangkatan Ferry, karena tidak enak hati, terdakwa kemudian mengizinkan saksi untuk menaiki mobilnya,” lanjut Noya.

Setelah memaparkan pledoinya, Noya meminta Majelis Hakim untuk memberi putusan pembebasan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved