Breaking News:

Maluku Terkini

Palsukan Surat Rapid Tes Demi Berangkat ke Kota Tual, Pasangan Suami Istri Dituntut Setahun Penjara

Keduanya terjerat kasus pemalsuan dokumen rapid antigen yang digunakan sebagai berkas pendukung untuk berangkat kerja di Kota Tual.

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Salama Picalouhata
Freepik
Ilustrasi penjara 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pasangan suami istri VL dan RT dituntut satu tahun penjara.

Keduanya terjerat kasus pemalsuan dokumen rapid antigen yang digunakan sebagai berkas pendukung untuk berangkat kerja di Kota Tual.

"Memohon majelis hakim menjatuhkan pidana terhadap kedua terdakwa dengan pidana penjara masing-masing selama satu tahun dikurangi selama terdakwa menjalani masa tahanan sementara dan dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU), Beatrix M. Temmar di Pengadilan Negeri Ambon, Selasa (22/6/2021) siang.

Jaksa menilai, keduanya terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam pasal 263 ayat 1 KUHP Jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Kasus ini bermula, saat sang istri diam-diam memotret surat keterangan rapid perjalanan dan surat hasil pemeriksaan laboratorium yang ada di atas meja Travel Safira.

Mereka kemudian meniru contoh surat itu saat tiba di rumah, 17 Januari 2021 lalu.

Keduanya lantas membuat dua cap sesuai dengan yang dibutuhkan dalam surat keterangan kedokteran rapid perjalanan dan membeli cap itu seharga Rp. 160 ribu.

Selanjutnya, keduanya membuat empat surat keterangan untuk empat orang. Masing-masing surat atas nama terdakwa V, terdakwa R, dan RT serta SS.

Kedua terdakwa juga meniru tanda tangan dari Bredo Bramata dan Patimah Patty A. Md. Ak pada empat lembar surat hasil pemeriksaan laboratorium.

Jaksa melanjutkan, aksi keduanya terungkap saat petugas kesehatan pelabuhan melakukan validasi dan menyatakan surat tidak asli.

Surat itu tidak terdaftar dan dalam registrasi pemeriksaan medis dan empat lembar surat hasil pemeriksaan tidak tercantum dalam buku registrasi pasien antigen di RST Ambon.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved