Breaking News:

Global

Utusan AS untuk Korea Utara Harap Pyongyang Beri Tanggapan Positif

Utusan khusus Amerika Serikat (AS) untuk Korea Utara yang baru, Sung Kim, berharap ada tanggapan yang positif dari Pyongyang.

Editor: Adjeng Hatalea
(AFP PHOTO/KIM WON JIN)
Masyarakat memberikan penghormatan di depan patung perunggu raksasa pendiri Korea Utara, Kim Il Sung, di mana perayaan ulang tahunnya, dikenal sebagai Hari Matahari, dirayakan setiap 15 April di Bukit Mansu, Pyongyang. 

PYONGYANG, TRIBUNAMBON.COM – Utusan khusus Amerika Serikat (AS) untuk Korea Utara yang baru, Sung Kim, berharap ada tanggapan yang positif dari Pyongyang.

Pernyataan tersebut disampaikan Sung Kim dalam kunjungannya ke Korea Selatan pada Senin (21/6/2021) sebagaimana dilansir Reuters.

Sung Kim melakukan kunjungan di Korea Selatan selama lima hari di tengah kebuntuan dalam pembicaraan denuklirisasi dengan Korea Utara.

Baca juga: Ekonomi Membaik, Namun Kim Jong Un Akui Korea Utara Krisis Pangan

"Kami akan bersiap untuk keduanya, karena Anda tahu, kami masih menunggu kabar dari Pyongyang untuk mengadakan pertemuan," kata Sung Kim.

"Semoga dialog menunjukkan bahwa kami akan segera mendapatkan respons positif," sambung Sung Kim.

Sebelum ditunjuk sebagai utusan khusus AS untuk Korea Utara, Sung Kim merupakan Duta Besar AS untuk Indonesia.

Kini, setelah diutnjuk untuk misi tersebut, Sung Kim mengemban dua tugas.

Dakam kunjungannya ke Korea Selatan itu, Sung Kim dijadwalkan bertemu dengan utusan nuklir Korea Selatan Noh Kyu-duk.

Baca juga: Krisis Pangan Korea Utara Menjalar ke Bahan Non-pokok, Harga Kopi Rp 1 Jutaan Sebungkus

Dari hasil tinjuan tersebut, "Negeri Paman Sam" membuat kesimpulan bahwa Washington perlu membuat strategi baru yakni mencari cara membujuk Korea Utara agar menyerahkan senjata nuklirnya.

Di sisi lain, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un baru-baru ini menyatakan, Pyongyang harus bersiap menghadapi AS baik itu melalui dialog atau konfrontasi.

Pada Minggu (20/6/2021), AS melihat komentar Kim sebagai sinyal yang menarik.

Namun, Washington masih menunggu komunikasi langsung dari Pyongyang untuk memulai pembicaraan apa pun yang berkaitan dengan denuklirisasi Semenanjung Korea.

(Kompas.com / Danur Lambang Pristiandaru)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved