Breaking News:

Virus Corona

Menjawab Tuduhan Rumah Sakit Meng-Covid-kan Pasien, PERSI: Kalau pun Ada, Itu Oknum

Beredar kabar di tengah masyarakat bahwa banyak rumah sakit yang mendiagnosis pasien yang seolah terkena Covid-19.

Editor: Citra Anastasia
Wartakotalive.com
Ilustrasi petugas medis yang menanggani pasien Covid-19. 

TRIBUNAMBON.COM - Beredar kabar di tengah masyarakat bahwa banyak rumah sakit yang mendiagnosis pasien yang seolah terkena Covid-19.

Hal tersebut membuat sebagian masyarakat tak mau untuk mengungkap sakit yang dideritanya, karena takut jika akan di-Covid-kan pihak rumah sakit.

Mereka takut jika sakit yang dideritanya adalah Covid-19.

Fenomena ini pun menjadi satu dari sekian faktor tingginya angka kematian karena virus corona di Indramayu.

Hal tersebut disampaikan oleh kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara.

Baca juga: WHO Minta Negara Asia Tenggara Terapkan Protokol Kesehatan dan Tingkatkan Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Terima Vaksin Covid-19 Tahap ke 17, 10 Juta Dosis Sinovac Tiba di Indonesia

Hingga saat ini, diketahui jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Indramayu sudah menembus angka 9.795 orang.

Jumlah tersebut setelah ditambah pasien Covid-19 yang baru terkonfirmasi positif sebanyak 210 orang pada hari kemarin.

Mengenai isu tersebut, Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) angkat bicara.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PERSI, Lia Gardenia Partakusuma, mengungkapkan tidak ada satupun rumah sakit yang berkeinginan untuk melakukan hal tersebut.

Menurut penilaiannya, meng-Covid-kan pasien hanya perbuatan oknum.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved