Breaking News:

Ambon Hari Ini

BPBD Kota Ambon Imbau Warga Waspada Banjir dan Longsor

Kota Ambon memiliki potensi terjadinya hujan dengan intensitas tinggi hingga meningkatkan potensi terjadinya banjir dan longsor.

TribunAmbon.com/ Mesya Marasabessy
Bahu jalan raya di Desa Eri, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon longsor setelah diguyur hujan, Minggu (16/5/2021) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebut Kota Ambon memasuki puncak musim hujan. 

"Tahun ini puncak musim hujan ada di bulan Juni sampai Juli," kata Sekertaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, Eva Tuhumuri kepada TribunAmbon.com, Jum'at (18/6/2021) siang.

Dia mengatakan, masyarakat perlu waspada puncak musim hujan diikuti cuaca ekstrem.

Katanya, Kota Ambon berpotensi terjadin hujan dengan intensitas tinggi yang berpotensi terjadinya banjir dan longsor.

Baca juga: Penjual Hewan Kurban Mulai Ramai Jelang Idul Adha di Kota Ambon

Untuk itu, warga yang tinggal di pesisir pantai dan lereng-lereng pegunungan diharapkan lebih waspada.

"Jika hujan, perhatikan kondisi sekitar, sungai juga dilihat," ujarnya

Masyarakat juga diminta untuk melakukan antisipatif dini dengan memperhatikan ketinggian dan warna air di sungai sekitar tempat tinggal.

Dengan antisipasi dini, akan mengurangi resiko terjadinya banjir dan korban jiwa.

Selain itu, dia menuturkan jika melihat kondisi alam yang membahayakan warga bisa segera melaporkan ke BPBD Kota Ambon.

Musim penghujan di Ambon sudah dimulai sejak bulan April lalu dan diprediksi akan berakhir pada bulan September mendatang.

Sejak memasuki musim penghujan, sudah beberapa kali terjadi banjir seperti di Waiheru dan Bencana Longsor yakni di Ahuru, Kayu Putih dan Batu Gajah. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved