Breaking News:

Gempa Guncang Malteng

Pasca Gempa 6.1 Magnitudo Guncang Maluku Tengah, PLN Pastikan Aset Kelistrikan Aman

Selain itu, pihaknya juga memastikan para staff, keluarga dan Tenaga Ahli Daya (TAD) dalam kondisi aman.

Penulis: Adjeng Hatalea | Editor: Fandi Wattimena
Sumber : Humas PLN Maluku Maluku Utara
PLN meluncurkan tim untuk mengecek aset ketenagalistrikan di kawasan terdampak. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea

Ambon, TRIBUNAMBON – PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) meluncurkan tim untuk mengecek aset ketenagalistrikan di kawasan terdampak pasca gempa bumi magnitudo 6.1 mengguncang wilayah Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), 

"Pasca terjadinya gempa tim di lapangan langsung bergerak menginventarisir aset ketenagalistrikan yang ada di wilayah terdampak gempa,” ujar Manager Komunikasi PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Ramli Malawat, Rabu (16/6/2021) sore.

Selain itu, pihaknya juga memastikan para staff, keluarga dan Tenaga Ahli Daya (TAD) dalam kondisi aman.

“Kami juga langsung memastikan kondisi pegawai, keluarga pegawai beserta Tenaga Alih Daya (TAD) yang ada disana,” sambungnya.

Ramli menuturkan, berdasarkan laporan terkini dari lapangan, dikabarkan aset distribusi dan pembangkit, sistem kelistrikan yang berada di lokasi terdampak gempa dipastikan aman.

"Namun memang sempat terjadi padam akibat gempa di daerah Kobisonta. Hal itu terjadi disebabkan sistem proteksi dari jaringan listrik akibat terjadinya guncangan akibat gempa. Namun, tim langsung bergerak cepat untuk melakukan pemulihan dan sistem kelistrikan sudah kembali normal", tambahnya.

PLN juga menghimbau kepada seluruh pelanggan untuk melaporkan melalui aplikasi PLN Mobile menghubungi Contact Center PLN 123 ataupun langsung ke Kantor Pelayanan PLN terdekat apabila terdapat gangguan kelistrikan yang dialami di sekitarnya.

Baca juga: Puluhan Rumah Rusak Akibat Gempa 6,1 SR di Maluku Tengah

Baca juga: Biru Air Ninifala Berubah Coklat Keruh Pasca Gempa 6.1 Guncang Maluku Tengah

"Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mewaspadai apabila terjadi hal tersebut. Tentunya kita semua berharap hal tersebut tidak terjadi", ujar Ramli.

Adapun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maluku telah mengeluarkan peringatan tsunami di sepanjang Pantai Yaputih sampai Pantai Apiahu, Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Seram, Maluku.

Peringatan itu dikeluarkan setelah gempa 6,1 SR terjadi, Rabu (16/6/2021) sekitar pukul 13.43 WIT. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved