Breaking News:

Kasus Korupsi di Maluku

Kajari Buru Ungkap Alasan Kasatpol PP Buru Selatan Asnawy Gay Belum Ditahan

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buru, Muhtadi mengungkapkan alasan Kasatpol PP Bursel, Asnawy Gay belum ditahan.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Salama Picalouhata
TribunAmbon.com/ Andi Papalia
Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru, Muhtadi 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buru, Muhtadi mengungkapkan alasan Kasatpol PP Bursel, Asnawy Gay belum ditahan.

Katanya, pihaknya belum bisa menahan Asnawy meski telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi Perlengkapan dan Pakaian Linmas Satpol PP Bursel Tahun Anggaran 2015-2019.

Muhtadi mengatakan penahanan akan dilakukan setelah pihaknya mengantongi hasil audit kerugian negara.

"Penahanan akan disesuaikan dengan kebutuhan penyidikan, apakah perlu ditahan akan kita pertimbangkan berikutnya. Yang kita lakukan sekarang adalah mengumpulkan bukti, pemberkasan dan perhitungan kerugian keuangan negara," kata Muhtadi saat diwawancarai, Selasa (15/6/2021).

Menurut Muhtadi, pihaknya belum mau melakukan penahanan karena tidak ingin terjebak dengan waktu.

Baca juga: Jaksa Tindaklanjuti Laporan Penyalahgunaan Anggaran Dana Desa Pemerintah Negeri Malaku-Maluku Tengah

Pasalnya, pihaknya juga sedang melakukan penyidikan 11 perkara lainnya.

"kami tidak ingin terjebak dengan waktu, karena itu untuk kegiatan penahanan belum bisa kami lakukan saat ini," katanya.

Modus Korupsi Baju Satpol PP

Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru akhirnya menetapkan tersangka dalam kasus korupsi pengadaan pakaian Linmas Satpol PP Buru Selatan, Tahun Anggaran 2015-2019.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved