Breaking News:

Nasional

Anggota Fraksi Demokrat Minta Jaksa Agung Jemput Bola ke Kampus Rekrut Calon Jaksa Terbaik

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin mendatangi kampus-kampus untuk merekrut calon-

Editor: Adjeng Hatalea
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.(ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Jaksa Agung ST Burhanuddin (tengah) mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/6/2021). Raker tersebut membahas penanganan kasus yang menarik perhatian publik dan koordinasi yang dilakukan dengan Lembaga terkait serta pola penataan organisasi dan tata kerja Kejaksaan RI dan evaluasi pelaksanaan Peraturan Jaksa Agung No.15/2020. 

JAKARTA, TRIBUNAMBON.COM - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin mendatangi kampus-kampus untuk merekrut calon-calon jaksa terbaik.

Menurut dia, hal ini dapat menghasilkan calon jaksa terbaik di lingkungan kejaksaan.

"Jadi kalau bisa bapak jemput bola, datang ke kampus-kampus yang terbaik untuk mendapatkan calon-calon jaksa yang bagus," kata Benny di rapat Komisi III DPR RI bersama Kejaksaan Agung, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin (14/6/2021).

Menurut Benny, banyak anak-anak Indonesia yang tidak mau menjadi jaksa.

Pasalnya, politisi Partai Demokrat ini menilai gaji seorang jaksa di Indonesia masih sangat kecil.

"Sebab, mohon maaf aja, kalau anak-anak kita ditanya mau jadi jaksa atau ini.Pada semua wah enggak. Udah duitnya kecil, diobok-obak nanti pula kita menegakkan hukum dengan benar, kita di-bully di medsos, ya kan," ucap dia.

"Kita menegakkan aturan keadilan tapi banyak yang tidak suka kita menegakkan keadilan hanya karena kalau kita menegakkan keadilan banyak pihak yang tidak suka atau tidak senang," ucap dia.

Selain itu, Benny juga menyampaikam perlunya Kejaksaan Agung menyediakan perencanaan SDM di Kejaksaan Agung.

Ia menyarankan agar setidaknya ada 10 hingga 20 jaksa diberi kesempatan belajar ke luar negeri. "Ada juga perencanaan SDM di kejaksaan Pak.

Ya ada lah yang sekolah ke, negara mana yang jaksanya paling maju, kalau bisa bapak kirimlah tenaga 10 setiap tahun, apalagi kalau 20," ucap Benny.

"Supaya kita ke depannya maju penegakan hukum. Karena ya mohon maaf kalau kita datang ke negara-negara maju yang gedung-gedung yang bagus, manusia-manusia yang bagus kan di kejaksaan di kementerian kehakimannya," imbuhnya.

(Kompas.com / Rahel Narda Chaterine / Diamanty Meiliana)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved