Breaking News:

Ambon Hari Ini

Keberadaan PKL Bikin Pasar Mardika Ambon Semrawut, Supir Angkot Mengeluh

Pedagang kaki lima (PKL) menjamur di Pasar Mardika, Kota Ambon dikeluhkan sopir ankut.

Mesya Marasabessy
Suasana terminal angkutan umum di Pasar Mardika, Kota Ambon. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pedagang kaki lima (PKL) menjamur di Pasar Mardika, Kota Ambon.

Pantauan TribunAmbon.com, di lokasi, mereka tampak berjualan di dekat terminat Angkutan Umum.

Sesekali mereka berteriak menawarkan dagangan mereka demi menarik pelanggan yang lewat.

Baca juga: Tangkapan Nelayan Meningkat, Harga Ikan di Pasar Mardika Ambon Mulai Turun

Baca juga: Fanatik Belanda di Euro 2020, Perahu Nelayan di Morela-Maluku Dicat Motif Bendera Belanda

Beberapa pejalan kaki yang mendengarnya pun tampak tertarik dan mendatangi lapak pedagang itu.

Kondisi ini dikeluhkan sejumlah sopir angkutan umum Jalur Lin III Ambon.

Menurut mereka, kehadiran pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan membuat kondisi Pasar Mardika makin semrawut.

"Padahal ini area terminal untuk mobil angkut, tapi pedagang disini malah lebih banyak dari mobil. Area ini jadi kacau balau," kata salah satu supir angkut, Ali kepada TribunAmbon.com, Minggu (13/6/2021) siang.

Menurutnya, area terminal saat ini tidak lagi berfungsi sebagai area mobil angkut.

Lanjutnya, kondisi ini terlihat lebih parah dari sebelumnya. Yakni, saat ada informasi bahwa pedagang Pasar Mardika Ambon akan direlokasi.

"Jadi terminal ini sudah lebih didominasi PKL. Jadi kita yang bawa mobil juga harus hati-hati. Karena walaupun mereka yang buat sampai semrawutan tapi kalau ketabrak kita juga yang disalahkan," ungkapnya.

"Saya harap kalau bisa area ini harus ditertibkan," lanjutnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved