Breaking News:

Ratusan Ikan Mati

Tipawael Rugi Besar dan Sempat Mengira Ratusan Ikan Mati Akibat Limbah PLTD, Ini Penjelasan PLN

Diketahui keramba ikan itu milik seorang warga Pantai Kampung Kolang, Negeri (Desa) Hative Kecil, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku.

Warga
Ratusan ekor ikan jenis Bubara mati di tambak nelayan, Desa Hative Kecil Kota Ambon, Maluku 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ratusan ikan jenis Bubara ditemukan mengambang di dalam keramba berukuran 2x2 meter sejak tiga hari terakhir.

Diketahui keramba ikan itu milik seorang warga Pantai Kampung Kolang, Negeri (Desa) Hative Kecil, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku.

Ferol Tipawael, seorang nelayan kerambah yang sejak dua bulan terakhir memelihara ikan-ikannya itu harus gigit jari. 

Pasalnya, pria berusia 32 tahun ini menelan kerugian setelah ratusan ekor ikan peliharaannya mati seketika.

Kepada TribunAmbon.com, Kamis (10/6/2021) siang, Tipawael mengaku kaget dengan kejadian yang baru pertama kali dialaminya itu.

Total jumlah anakan ikan berukuran panjang telunjuk orang dewasa yang seketika mati itu sebanyak 400 ekor.

"Hari Senin, 40 ekor, yang banyak itu hari Selasa 360 ekor mati," ujar Tipawael, Kamis.

Tipawael sendiri baru mencoba peruntungan usaha kerambah itu empat bulan lalu dengan modal 800 bibit ikan atau senilai Rp. 2 Juta.

Belum terhitung media pemeliharaan dan perangkat pendukung lainnya.

“Ini baru mulai usaha kerambah, ikan yang mati itu berumur dua bulan,” kata Tipawael, Kamis (10/6/2021) siang.

Halaman
1234
Editor: Adjeng Hatalea
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved