Breaking News:

Ambon Terkini

Jelang Pembongkaran, Pedagang Pasar Mardika Mengaku Bakal Tetap Perjuangkan Lapaknya

Pembongkaran lapak di Pasar Mardika Ambon rencananya akan dilakukan pekan ini, sejumlah pedagang mengaku akan tetap memperjuangkan lapak dagangannya.

TribunAmbon.com/Ridwan
AMBON: Pedagang sayuran di pasar Mardika Ambon, Kamis (10/6/2021) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pembongkaran lapak di Pasar Mardika Ambon rencananya akan dilakukan pekan ini, sejumlah pedagang mengaku akan tetap memperjuangkan lapak dagangannya.

"Kalau mereka datang untuk bongkar, kita akan tetap berjualan," kata Ani Ohorella, salah satu pedagang kepada TribunAmbon.com, Kamis (10/6/2021).

Dia dan sejumlah pedagang sayuran di lokasi tersebut mengaku akan mencoba mempertahankan lapaknya hingga titik akhir.

Lapak sayuran di pasar Mardika Ambon, Kamis (10/6/2021)
Lapak sayuran di pasar Mardika Ambon, Kamis (10/6/2021) (TribunAmbon.com/Ridwan)

Banyak dari mereka tidak setuju dengan kebijakan relokasi yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.

Pasalnya, menurut mereka, lokasi pemindahan yang sangat jauh dan tidak seramai di Pasar Mardika.

Para pedagang rencananya akan direlokasi ke pasar Transit Passo, Baguala untuk sementara waktu.

Selain itu, pedagang lainnya menilai pemerintah tidak mampu memberikan solusi yang lebih baik kepada mereka.

Baca juga: Demo Tolak Pemindahan Pasar Mardika ke Passo, Pedagang Ancam Akan Berjualan di Kantor Wali Kota

"Kami butuh tempat yang memadai, kalau jauh disana kami berat sekali," tandas Fatimah Tuanaya (40), pedagang sayuran.

Para pedagang merasa terbebani karena lokasi pasar di Passo yang jauh sehingga mereka harus mengeluarkan ongkos lebih untuk transportasi.

Sementara itu, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy menyebut akan mencoba mencari solusi lain bagi pedagang.

Baca juga: Ingin Relokasi Pedagang Pasar Mardika ke Taman Victoria, Louhenapessy Akan Temui Murad

Namun untuk saat ini pedagang akan ditempatkan sementara di pasar Transit Passo karena Pemkot tidak mempunyai cukup banyak lahan di dalam pusat kota.

Penulis: Muh Ridwan H Tuasamu
Editor: Adjeng Hatalea
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved