Breaking News:

Kuti Kata Maluku

Kuti Kata; Jaga Babae

Karena itu ungkapan tersebut bisa berarti permintaan/permohonan yang meminta tanggungjawab dan karena dapat dipercaya.

Editor: Fandi Wattimena
Sumber; Pdt. Elifas Tomix Maspaitella
Batuan Eresin, Aru Selatan 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - "Jaga babae" (=jaga baik-baik) selalu menjadi nasehat yang didasari rasa percaya.

Karena itu ungkapan tersebut bisa berarti permintaan/permohonan yang meminta tanggungjawab dan karena dapat dipercaya.

Seperti orang tua meminta seorang kakak menjaga adik-adiknya, "jaga ade dong babae e" (=jaga baik-baik adik-adikmu ~jaga di sini bukan hanya memperhatikan tetapi juga melindungi).

"Ingatang, jang sampe ade dong mangapa-mangapa e" (=ingat, jangan sampai terjadi apa-apa dengan mereka). Pengingatan ini menjadi penting, sebab berkaitan dengan "papa deng mama harap e" (=harapan papa dan mama).

"Jaga babae" juga merupakan nasehat agar "apa yang su jadi jang rusak" (=apa yang sudah jadi jangan dibiarkan rusak).

Ini bertujuan supaya kita "rasa orang lalah lai" (=merasakan kelelahan orang lain), maksudnya "dong su biking jadi" (=mereka sudah membuatnya jadi) maka "katong nih tinggal jaga sa supaya jang rusak" (=kita menjaganya agar jangan rusak).

Seperti "orangtotua pung tatanamang" (=tanaman yang ditanami orang tua) "kalu tar jaga la barang-barang nih binasa" (=jika tidak menjaga semuanya ini rusak/hancur), tetapi kalau "jaga babae, akang samua umur" (=bila dijaga, semuanya bertahan lama).

Baca juga: Kuti Kata; Wakar

Baca juga: Kuti Kata; Makanang Kasiang

"Jaga babae" juga merupakan pengingatan untuk merawat "dusung, utang, pohong-pohong, aer, pante, parigi, sampe binatang piara lai" (=dusun, hutan, pepohonan, air, pantai, sumur sampai pada ternak), sebab "itu par katong samua pung perlu" (=itu semua untuk kebutuhan banyak orang).

"Jaga babae" supaya semua itu "seng ancor, seng binasa, seng pangkotor, orang seng har'biru" (=tidak hancur, tidak binasa, tidak kotor, tidak dirusakkan orang).

"Jaga negri" (=menjaga negeri) karena "orangtotua su taru dasar yang bae, jang sampe rusak" (=karena orang tua sudah meletakkan dasar yang baik jadi jangan sampai rusak).

Halaman
12
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved