Breaking News:

Kasus Dugaan Korupsi

Kejati Maluku Tetapkan 4 Tersangka Kasus Korupsi Taman Kota KKT

Penetapan keempat tersangka itu resmi dilakukan pada Kamis (27/5/2021) lalu.

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/ Juna Putuhena
Ilustrasi Kasus Korupsi 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON. COM – Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku akhirnya menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pembangunan Taman Kota dan Pelataran Parkir Tahun Anggaran 2017.

“Sudah penetapan tersangka,” kata Kasipenkum dan Humas Kejati Maluku, Wahyudi kepada tribunambon.com, Rabu (2/5/2021) siang.

Keempat tersangka itu, yakni HH, S, WP, dan FYP.

Penetapan keempat tersangka itu resmi dilakukan pada Kamis (27/5/2021) lalu.

Disebutkan tersangka HH merupakan Kontraktor Pelaksana PT. Inti Artha Nusantara yang berperan dalam pembangunan proyek bernilai milyaran rupiah itu.

Selain itu, ada dua tersangka lainnya yang merupakan pejabat pembuat komitmen yakni HH dan W.

Sedangkan tersangka FYP merupakan pengawas lapangan.

Dikutip dari situs resmi Kejati Maluku, penyidik akan melakukan pemanggilan keempat tersangka tersebut.

Sebelumnya, kasus ini mulai dilakukan penyelidikan pada tahun 2018 lalu dan berlanjut pada tahap penyidikan pada November 2019.

Penyelidikan pun dimulai atas laporan masyarakat.

Proyek yang berlokasi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) itu bernilai Rp.4.512.718.000 dan bersumber dari Dana Alokasi Umum APBD KKT.

Diketahui, pengerjaan proyek tersebut tidak sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB) sehingga hasilnya tidak berkualitas.

Meski demikian, anggaran tetap dicairkan 100 persen oleh Dinas (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) KKT.

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved