Breaking News:

Maluku Terkini

Sering Terjadi Lakalantas, Warga Harap Traffic Light di Perempatan Polres Segera Perbaiki

Satu dari dua lampu penanda lalu lintas (Traffic Light) masih mengalami kerusakan, dan hingga kini juga belum diperbaiki.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Andy
MALUKU: Tampak traffic light di Jalan Perempatan Polres, Namlea, Kabupaten Buru, masih rusak dan belum juga diperbaiki, Selasa (1/6/2021) 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Satu dari dua lampu penanda lalu lintas (Traffic Light) masih mengalami kerusakan, dan hingga kini juga belum diperbaiki.

Traffic light yang masih mengalami kerusakanitu tepatnya berada di Jalan Perempatan Polres, Namlea, Kabupaten Buru.

Tidak aktifnya lampu penanda lalu lintas tersebut, mengakibatkan keseringan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

"Kenapa sampai sekarang mati terus, lampu jalan itu harus menyala, ini perempatan jadi gampang ketabrakan, seringkali terjadi kecelakaan di sini. Saya berharap lampu lalu lintas terus menyala, kalaupun belum menyala setidaknya ada petugas yang jaga, baik dari Dinas Perhubungan maupun Satlantas," ujar salah seorang pedagang minyak, Husen (73) kepada TribunAmbon.com, Selasa (1/6/2021).

Baca juga: Kasus Timbunan Fiktif RSUD Namrole, Muhtadi; Pemeran Utama Akan Dijadikan Tersangka

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan, Djamaludin Samak menyebutkan, proses pengerjaan  perbaikan traffic light sementara berjalan.

Namun, ditemukan ada kendala dalam perbaikan tersebut.

"Yang di titik Jalan Perempatan Polres, untuk instalasinya sudah diperbaiki, namun ada alat yang memang harus di-setting ulang di Jogjakarta," sebut dia.

Adapun dana yang dihabiskan untuk memperbaiki traffic light yang rusak, kata dia, yakni Rp. 70 juta.

Namun, tidak dirincikan dana itu dipakai untuk belanjakan jenis peralatan apa saja.

Baca juga: Kasus Timbunan Fiktif RDUS Namrole, Jaksa  Akan Lakukan Audit Perhitungan Kerugiaan Keuangan Negara

"Nilainya secara total saya tidak tahu. Yang saya tahu, ada instalasi mulai dari kabel dan panel diubah dari tenaga surya ke aliran listrik langsung. Sehingga, kita pasang meteran di traffic light tersebut, dengan dana dihabiskan sekitar Rp 70 jutaan," terangnya.

Seperti diketahui, kerusakan Traffic Light sudah terjadi sepekan terakhir dan baru satu unit yang telah berfungsi normal hari ini.

Selain di kota berjuluk Bupolo itu, kerusakan lampu penanda lalu lintas juga terjadi di Kota Ambon, dan hingga kini belum diperbaiki.

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved