Breaking News:

Global

Narapidana India Pilih Tetap di Penjara, Takut Kena Covid-19 Jika Bebas

Negara terpadat kedua di dunia itu telah terpukul virus corona pada Mei, dengan jumlah kematian harian mencapai ribuan.

Editor: Adjeng Hatalea
(AFP PHOTO/SAM PANTHAKY)
Narapidana yang mengenakan masker menghadiri peluncuran 'Radio Penjara' di Penjara Pusat Sabarmati di Ahmedabad India pada 2 Oktober 2020. 

“Narapidana yang memilih itu harus menebus waktu di balik jeruji besi di akhir hukuman mereka,” kata Anand Kumar, Direktur Jenderal Administrasi Penjara India, menjelaskan mengapa beberapa orang melewatkan kesempatan pembebasan bersyarat.

Tetapi menurutnya, pengambilan keputusan mereka juga dipicu oleh perasaan bahwa mereka akan lebih baik di dalam fasilitas pemasyarakatan itu.

Alasan utama lain yang diberikan adalah, mereka khawatir jika keluar tidak akan mendapatkan makanan, dan fasilitas perawatan kesehatan lainnya.

Fasilitas itu mereka dapatkan di penjara.

Lebih lanjut kata dia, para narapidana mengatakan pemeriksaan kesehatan dilakukan secara teratur di penjara.

Mereka mendapatkan makanan tepat waktu, mereka aman dan sehat di penjara.

“Para narapidana mengatakan bahwa begitu mereka keluar dari penjara, mereka harus berjuang untuk mencari nafkah," kata Direktur Jenderal Administrasi Penjara India itu. Awal bulan ini, Mahkamah Agung India memerintahkan petugas penjara mengambil langkah-langkah untuk mengurangi kepadatan di fasilitas pemasyarakatan, ketika pandemi menghancurkan negara “Anak Benua”.

Menurut Universitas Johns Hopkins hingga Senin pagi (31/5/2021), Covid-19 India telah mencatat lebih dari 329.000 kematian.

(Kompas.com / Bernadette Aderi Puspaningrum)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved