SMS Siaran Gempa 8,5 SR dan Potensi Tsunami dari BMKG, Roy Suryo Ungkap soal Kemungkinan Diretas

SMS dari KominfoBMKG membuat kepanikan warga karena menyebut peringatan dini adanya gempa berkekuatan M 8,5 dan berpotensi tsunami pada 4 Juni 2021.

Editor: Fitriana Andriyani
Instagram @infobmkg/bangladeshchronicle.net
SMS dari KominfoBMKG membuat kepanikan warga karena menyebut peringatan dini adanya gempa berkekuatan M 8,5 dan berpotensi tsunami pada 4 Juni 2021 mendatang. 

TRIBUNAMBON.COM - Pakar telematika KRMT Roy Suryo menanggapi adanya SMS blast atau broadcast peringatan dini gempa dan tsunami dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Diketahui, SMS dari KominfoBMKG membuat kepanikan warga karena menyebut peringatan dini adanya gempa berkekuatan M 8,5 dan berpotensi tsunami pada 4 Juni 2021 mendatang.

BMKG pun mengonfirmasi jika informasi tersebut tidak benar.

"BMKG menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar, karena telah terjadi kesalahan pada sistem pengiriman informasi gempabumi dan peringatan dini tsunami yang melalui kanal SMS," ungkap siaran pers BMKG, Kamis (27/5/2021).

Lantas adakah kemungkinan terjadi peretasan?

Pakar telematika Roy Suryo.
Pakar telematika Roy Suryo. (TRIBUNNEWS.COM/BAYU INDRA PERMANA)

Roy Suryo menilai kejadian ini tidak mengarah ke peretasan.

"Peretasan sih bukan, tetapi human error mungkin ada," ungkap Roy Suryo saat dihubungi Tribunnews.com, Kamis siang.

"Bisa jadi template yang ada di sistem secara tidak sengaja terprogram untuk di-broadcast," imbuhnya.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca BMKG Jumat, 28 Mei 2021: Potensi Hujan Petir dan Angin Kencang di 21 Wilayah

Baca juga: BMKG: Pelabuhan Tulehu Banjir Rob Dampak Gerhana Bulan Total

Seharusnya Tak Boleh Terjadi

Lebih lanjut, Roy Suryo menilai kesalahan pengiriman testing pesan singkat atau SMS-Test semacam ini seharusnya tidak terjadi.

"Dampaknya akan bisa membuat kegaduhan di masyarakat, bahkan hal-hal lain yang tidak perlu," ungkapnya.

Sehingga, Roy Suryo mendesak agar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) segera melakukan investigasi.

"Sebaiknya Kominfo dan BSSN melakukan audit ulang sistem di BMKG, karena ini mirip-mirip kebocoran data," ujar Roy Suryo.

Pernyataan Lengkap BMKG

Inilah penjelasan BMKG terkait SMS blast berupa informasi gempa bumi berkekuatan 8,5 dan berpotensi tsunami. BMKG menyebut, ada kesalahan sistem.
Inilah penjelasan BMKG terkait SMS blast berupa informasi gempa bumi berkekuatan 8,5 dan berpotensi tsunami. BMKG menyebut, ada kesalahan sistem. (INSTAGRAM/@infobmkg)

Tersebarnya informasi gempabumi berkekuatan M 8,5 dan berpotensi tsunami yang tersebar melalui saluran komunikasi SMS  KominfoBMKG  pada hari Kamis (27/5/2021) sekira pukul 10.36 WIB, ditindaklanjuti BMKG dengan mengeluarkan statemen sebagai berikut :

1. BMKG menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar, karena telah terjadi kesalahan pada sistem pengiriman informasi gempabumi dan peringatan dini tsunami yang melalui kanal SMS.

2. BMKG dan Kominfo telah merespon secara cepat dengan melakukan klarifikasi terhadap sistem pengirim informasi yang salah tersebut, melalui saluran/kanal komunikasi yang sama, SMS BMKG-Kominfo.

3. Saat ini BMKG bersama Kominfo sedang melakukan penelusuran dan investigasi lebih mendalam terhadap penyebab kesalahan sistem SMS hingga tersebar informasi gempa berpotensi tsunami.

4. Masyarakat diimbau agar tetap tenang, karena hasil monitoring BMKG saat ini tidak terjadi gempa berkekuatan M8,5 di wilayah Indonesia, sehingga secara institusi BMKG tidak mengeluarkan Peringatan Dini Tsunami tersebut.

5. Informasi yang tersebar tersebut juga bukan merupakan prediksi gempa yang akan terjadi dalam waktu dekat, karena hingga saat ini belum ada satu pun teknologi di dunia yang mampu memprediksi dengan tepat dan akurat kapan, dimana, dan berapa besar kekuatan gempa akan terjadi.

6. Masyarakat agar tetap mengupdate informasi BMKG melalui saluran resmi seperti website, saluran komunikasi infobmkg berbasis media sosial, Call Center 196 maupun kantor BMKG terdekat.

(Tribunnews.com/Gilang Putranto)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul SMS Peringatan Dini Tsunami dari BMKG Disebut Error, Mungkinkah Diretas? Ini Kata Roy Suryo.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved