Breaking News:

Travel

Sempat Viral di Sosmed, Dermaga Mini di Hutan Mangrove Namano Jadi Wisata Pemandian Warga

Jembatan kayu berukuran dua meter dengan panjang sekitar 100 meter itu dikelilingi hutan mangrove di sepanjang Teluk Namano, Kecamatan Amahai, Kabupat

Courtesy / Alvin Herdo Wattimury
MALUKU: Tangkapan udara aktivitas pemandian warga di jembatan penyeberangan, Teluk Namano, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM – Sempat viral karena keindahan alam di sekitarnya, jembatan penyeberangan speedboat jurusan Namano – Ihamahu mencuri perhatian netizen di sosial media (medsos) beberapa hari belakangan.

Jembatan kayu berukuran dua meter dengan panjang sekitar 100 meter itu dikelilingi hutan mangrove di sepanjang Teluk Namano, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah.

Untuk tiba di sana, pengunjung hanya perlu waktu sekitar 15 menit dari pusat Kota Masohi menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat.

Sebelum mencapai jembatan penyebrangan itu, pengunjung harus melewati pintu masuk yang letaknya tepat di depan Jalan Trans Seram.

Jembatan dengan panjang 100 meter itu akan menghantarkan setiap langkah wisatawan menikmati sisi kanan dan kiri yang dipenuhi tanaman mangrove dengan air jernih di bawahnya.

MALUKU: Jembatan kayu berukuran dua meter dengan panjang sekitar 100 meter itu dikelilingi hutan mangrove di sepanjang Teluk Namano, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah.
MALUKU: Jembatan kayu berukuran dua meter dengan panjang sekitar 100 meter itu dikelilingi hutan mangrove di sepanjang Teluk Namano, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah. (TribunAmbon.com/Lukman)

Pemandangan itulah yang membuat wisatawan betah berlama-lama di sepanjang jalan menuju pesisir laut.

Berswafoto adalah hal wajib yang tak boleh dilewatkan ketika memasuki jembatan hutan bakau ini.

Begitu keluar dari pepohonan bakau itu, mata pengunjung akan dimanjakan dengan pesona laut berwarna biru tosca.

Jernihnya air laut di sekitar jembatan itu membuat biota yang hidup di dasar laut bisa terlihat dari bagian atas jembatan.

Halaman
12
Penulis: Lukman Mukadar
Editor: Adjeng Hatalea
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved