Aksi Dukung Palestina
Ina For Maluku Bersolidaritas untuk Palestina, Ini Tuntutan Mereka
Desakan itu dinilai menjadi penting mengingat agresi Militer Israel sudah cukup banyak memakan korban.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.con, Dedy Azis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ina for Maluku mendesak Presiden RI hingga Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk mengawal Hak Asasi Manusia di Palestina pada aksinya di bundaran Poka, Jl. Chr. Soplanit, Teluk Ambon, Kota Ambon. Sabtu (22/5/2021) siang.
Desakan itu dinilai menjadi penting mengingat agresi Militer Israel sudah cukup banyak memakan korban.
Terhitung hingga Jumat (21/5/2021), sudah 232 korban tewas, 65 diantaranya adalah anak-anak.
Sementara luka-luka mencapai 1.900 orang.
Selain desakan kepada Presiden dan organisasi dunia PBB. Pengunjukrasa juga mengusung sejumlah tuntutan, yakni;
Menuntut agar PBB memberikan sanksi yang keras atas tindaka Israel. dan Pemerintah Israel harus dibawa ke muka pengadilan mahkamah Internasional untuk mempertanggungjawabkan tindakan negaranya.
Mendesak Presiden Joko Widodo dan seluruh pemimpin Negara-negara di dunia untuk mendukung palestina mencapai kemerdekaan.
Baca juga: Cuaca Buruk, Pedagang Mantel Menjamur di Galunggung
Baca juga: Diguyur Hujan, Aksi Dukung Palestina di Bundaran Poka Tetap Berapi - api
Mendesak United Nation Woman dan Unicef untuk terlibat aktif memberikan perlindungan dan penanganan pasca genjatan senjata, seperti trauma healing untuk pemulihan psikologi dan mental bagi perempuan maupun anak-anak di Palestina.
Pantauan TribunAmbon.com di lokasi, aksi solidaritas ini diikuti oleh sejumlah organisasi kepemudaan, diantaranya Ina Mollucas Watch, GMNI, PMKRI, IMM, HIME, ASA, dan RBKAP.
Aksi pun tetap berlangsung meski hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Koordinator aksi, Hijrah juga menyampaikan harapan besar agar tidak lagi ada kekerasan yang terjadi di sana.
"Kami menginginkan kedepan Palestina dan Israel dapat hidup berdampingan dengan damai, seperti di Maluku, yang hidup penuh suka cita dalam perbedaan etnis, budaya dan agama," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/ina_for_maluku.jpg)