Breaking News:

Vaksinasi Covid 19

Capaian Vaksinasi di Maluku Rendah, Ombudsman Sebut Ketakutan Warga Jadi Faktor Utama

Ombudsman menilai pelaksanaan vaksinasi tidak mencapaui target lantaran warga takut divaksin.

Penulis: Muh Ridwan H Tuasamu | Editor: Salama Picalouhata
TribunAmbon.com/ Mesya Marasabessy
Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi Maluku, Hasan Slamat 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pelaksanaan vaksinasi di Provinsi Maluku baru mencapai 4,97 persen.

Ombudsman menilai pelaksanaan vaksinasi tidak mencapaui target lantaran warga takut divaksin.

Demikian disampaikan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Maluku, Hasan Slamat saat ditemui TribunAmbon.com di kantornya, Kamis (20/5/2021).

Menurutnya, warga merasa takut karena mendengar informasi sejumlah orang yang meninggal usai divaksin.

Baca juga: Operasi Yustisi di Buru, Pelanggar Dihukum Pungut Sampah

Baca juga: Dugaan Korupsi DD Desa Skikilale Rp 749 Juta, Tak Ada Aliran Dana ke Pemilik Toko Dan Kabag PMD Buru

Dia menyebut, saat pihaknya melakukan pantauan di sejumlah kabupaten kota, animo masyarakat untuk mengikuti vaksinasi sangat rendah.

"Programnya sudah dibuat pemda, tapi warga yang datang sangat sedikit," ujar Slamat.

Lanjutnya, bahkan saat sosialisasi terus dilakukan sekalipun. Pasalnya, sejumlah guru pun takut divaksin.

"Ini tugas besar bagi pemerintah daerah setempat," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, jumlah masyarakat yang vaksin baru mencapai 50.000 orang dari target pemerintah yakni 1 juta orang.

Dari kelompok lansia yang ditargetkan sebanyak 108.133 orang, kini yang terealisasi hanya 9.274 orang.

Bagi kelompok pelayanan publik, ditargetkan 174.805 orang, namun baru tercapai 31.358 orang. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved