Breaking News:

Maluku Terkini

Polisi Kembali Amankan Pengibar Bendera RMS di Saparua, Mengaku Dapat Bendera di Depan Mega Top's

Polisi kembali mengamankan pelaku pengibar bendera Republik Maluku Selatan (RMS) di Negeri Ulath, Kecamatan Saparua Timur.

Salma Picalouhata
Polisi kembali mengamankan pelaku pengibar bendera Republik Maluku Selatan (RMS) di Negeri Ulath, Kecamatan Saparua Timur. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Polisi kembali mengamankan pelaku pengibar bendera Republik Maluku Selatan (RMS) di Negeri Ulath, Kecamatan Saparua Timur.

Pemuda berinisial FP juga diamankan setelah mengibarkan bendera tepat perayaan hari perjuangan Pahlawan Kapitan Pattimura ke-204 tahun.

"Kami telah menangkap satu lagi pelaku setelah pengembangan kasus," ujar Kapolsek Saparua, Akp Roni F. Manawan, Minggu (16/5/2021).

Seperti diberitakan, Polsek Saparua, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku menangkap dua orang simpatisan Republik Maluku Selatan (RMS) lantaran mengibarkan Bendera RMS di Negeri Ulath, Kecamatan Saparua Timur.

Dua orang itu masing-masing AP (32) dan ML (43). Mereka berprofesi sebagai petani.

"Mereka ditangkap Sabtu (15/5) pukul 10.00 WIT setelah dua buah bendera RMS berkibar pada Sabtu (15/5) dini hari pukul02.30 WIT," ujar Kapolsek Saparua, Akp Roni F. Manawan.

Lanjutnya, keduanya kini diamankan di Rutan Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease.

Penangkapan itu bermulat saat diperoleh Informasi dari Bhabinkamtibmas Negeri Ulath adanyanya pengibaran bendera RMS.

Bendera itu dua kali dikibarkan di depan rumah warga, dalam waktu berbeda.

Pertama, dua bendara berkibar di pohon Mangga belakang rumah Ape Manuputty pukul 02.30 WIT.

Lalu, dua bendera lain berkibar di depan rumah Sekretaris Negeri Ullath Wempy Telehala pukul 09.55 WIT.

Berdasarkan pengakuan kedua pelaku, bendera itu didapatkan dari bapak Enang.

Enang Patty mengaku memperoleh bendera RMS dari almarhum Yohan Teterisa alias Yoyo di depan Swalayan Mega Top's 2018. (*)

Penulis: Mesya Marasabessy
Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved