Breaking News:

Maluku Terkini

Kejari Buru Amankan 10 Kendaraan Dinas, 36 Unit Lainnya Belum Terlacak

Dikembalikannya bermerek Toyota Halux dengan nomor polisi DE 8043 KM itu menjadi mobil ke-10 aset negara yang diserahkan pejabat daerah.

TribunAmbon.com/ Andi Papalia
Kajari Buru, Muhtadi bersama pejabat daerah yang mengembalikan kendaraan dinas milik negara 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - 10 dari 36 unit kendaraan dinas roda empat telah diamankan Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru. Sementara sisanya masih belum diketahui keberadaannya.

"Hari ini Kepala Dinas Pendidikan, Kabupaten Buru Selatan, kembalikan satu mobil dinas," kata Kepala Kejaksaan Negeri Buru, Muhtadi kepada TribunAmbon.com, saat diwawancarai di kantor Kejari Buru, Kamis (6/5/2021) siang.

Dikembalikannya bermerek Toyota Halux dengan nomor polisi DE 8043 KM itu menjadi mobil ke-10 aset negara yang diserahkan pejabat daerah.

Sebagian besar kendaraan yang dikembalikan tidak disertai kelengkapan administrasi, sehingga kejari minta pemerintah daerah untuk dibuatkan kelengkapan administrasinya.

"Sampai hari ini sudah sembilan kendaraan diamankan oleh Kejari Buru, ada satu dari Kepala Dinas Pendidikan, Kabupaten Buru Selatan, baru dibawakan tadi, jadi jumlahnya sudah sepuluh kendaraan yang diamankan," jelasnya

Baca juga: Tingkatkan Pelayanan Publik, Kejari Buru Go Online

Baca juga: Sempat Sepi di Awal Ramadhan, Jelang Idul Fitri, Kini MCM Kembali Dipadati Pengunjung

Lanjutnya, 10 kendaraan yang diberikan itu berasal dari Sekretariat Daerah, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), dan hari ini dari Dinas Pendidikan.

Sebelumnya diberitakan, Dia menghimbau agar segera mengembalikan aset milik negara itu secepatnya.

Dia menegaskan, apabila ada pihak-pihak yang tidak mengembalikan akan dikenakan pidana sebagaimana diatur dalam pasal 10 UU No. 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Ancaman penjaranya paling singkat 2 tahun dan paling lama 7 tahun serta denda paling sedikit Rp. 100 Juta," sebutnya. (*)

Penulis: Andi Papalia
Editor: Fandi Wattimena
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved